IFBC 2025 Surabaya Tawarkan Peluang Usaha Potensial Bagi Calon Wirausahawan

Surabaya, JatimReview.Com  – Pameran Info Franchise & Business Concept (IFBC) 2025 digelar di Grand City Convex Surabaya pada 12–14 September 2025. Acara ini menghadirkan berbagai peluang usaha dari sektor waralaba, kemitraan, keagenan, hingga distribusi, untuk mendorong lahirnya wirausahawan baru di Indonesia.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan bahwa model bisnis waralaba dapat menjadi pilihan strategis dan efektif bagi masyarakat yang ingin memulai usaha, tetapi masih menghadapi keterbatasan modal dan pengalaman.

Karena bisnis Waralaba memiliki SOP yang jelas dan ada standarisasi. Sehingga kualitasnya akan sama meskipun buka cabang dimana saja. Selain itu, membangun brand tidak mudah . Perlu waktu dan effort yang panjang.

“Karena franchise menjadi salah satu pilihan model bisnis yang strategis dan efektif. Sekarang banyak yang punya modal tapi tidak tahu harus bisnis apa. Kami sangat mendukung. Apalagi bisnis ini juga bisa menyerap banyak tenaga kerja lokal. Kami minta jang dipersulit orang yang ingin membuka usaha,” ujar Emil saat pembukaan IFBC Expo 2025 di Grand City, Jumat  (12/9).

139 Brand Nasional Ikut Meramaikan

Diselenggarakan oleh Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) dan Neo Expo Promosindo, dengan dukungan Bank BJB, IFBC 2025 Surabaya menghadirkan 139 brand bisnis ternama dari berbagai sektor. Di antaranya Alfamart, Indomaret, Indogrosir, Depo Air Minum Biru, Ayam Gepuk Pak Gembus, Coffee Toffee, hingga Warkop Poernama.

Selain menghadirkan merek ternama, IFBC 2025 juga menggandeng komunitas kewirausahaan seperti IWAPI Jawa Timur, HIPMI Surabaya, Rumah BUMN Surabaya, Junior Chamber International (JCI) Surabaya, dan BNL Patent, yang turut memberikan edukasi serta pendampingan bagi UMKM.

Ajang Konsolidasi dan Ekspansi UMKM

Ketua Kehormatan AFI, Anang Sukandar CFE, menyebut bahwa sejak pertama kali digelar pada 2006, IFBC konsisten menjadi ajang akselerasi pertumbuhan wirausaha baru di Tanah Air.

“IFBC menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha, investor, dan komunitas wirausaha untuk membangun kolaborasi jangka panjang,” jelas Anang.

Sementara itu, Yahya Sunaryo, Dewa Penasehat AFI menambahkan, ajang IFBC Expo 2025 selain menjaring itra bisnis lokal, juga bisa menjadi ajang promo untuk meningkatkan peluang bagi brand-brand Indonesia dan Jatim untuk masuk di pasar luar negeri.

Saat ini sebenarnya sudah banyak brand Indonesia termasuk dari Jatim yang berkembang di luar negeri. Misalnya, Alfa Mart saat ini sudah ada 2.200 an gerai di Philipina. Bumbu Masak asal Jatim juga banyak beredar di Australia. Bahkan masakan Rawon menjadi salah satu yang favorit disana.

“Melalui ajang IFBC Expo ini mari kita bangun ekonomi Jatim dan Indonesia menuju Indonesia Emas tahun 2045. Banyak brand asal Jatim yang sudah cukup kuat diluar negeri,” ungkapnya.

Setelah Surabaya, gelaran IFBC 2025 akan dilanjutkan pada Indonesia Franchise Week (IFW) di ICE BSD, Tangerang Selatan, pada 31 Oktober hingga 2 November 2025, yang akan melibatkan puluhan peserta dari dalam dan luar negeri. JR1

Related posts