ASN Surabaya Didorong Gunakan Transportasi Ramah Lingkungan

Surabaya, JatimReview.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mendorong perubahan pola mobilitas aparatur sipil negara (ASN) dengan mengutamakan penggunaan transportasi ramah lingkungan guna menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau ASN untuk beralih ke transportasi umum, kendaraan listrik, maupun sepeda dalam aktivitas sehari-hari. Bahkan, pemkot menetapkan kebijakan khusus hari Selasa, ASN diwajibkan menggunakan moda transportasi non-bahan bakar fosil.

“Selain itu, pada hari Jumat juga dianjurkan menggunakan transportasi ramah lingkungan, baik bagi ASN yang bekerja dari rumah maupun dari kantor,” ujar Eri.

Untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif, Pemkot Surabaya melakukan pengawasan melalui laporan rutin dari masing-masing perangkat daerah. ASN juga diminta melampirkan bukti penggunaan transportasi umum sebagai bagian dari evaluasi kebijakan.

Menurut Eri, implementasi kebijakan ini mulai menunjukkan hasil positif. Penggunaan transportasi umum dan kendaraan listrik meningkat, sekaligus mendorong perubahan kebiasaan ASN yang sebelumnya lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi.

“Kebijakan ini tidak hanya untuk penghematan energi, tetapi juga mengurangi polusi dan mendorong gaya hidup lebih sehat,” katanya.

Di sisi lain, Pemkot Surabaya juga terus melanjutkan proses peralihan kendaraan dinas ke kendaraan listrik. Saat ini, sekitar 80 unit kendaraan operasional masih dalam tahap lelang, sebagian telah terjual dan sisanya ditargetkan segera rampung.

Proses percepatan lelang dilakukan bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang agar target penggunaan penuh kendaraan listrik dapat terealisasi.

“Target kami pada Mei 2026 seluruh kendaraan dinas, baik roda dua maupun roda empat, sudah beralih ke listrik,” ujar Eri.

Related posts