Pemkot Malang Dorong Pelaku UMKM Bisa Tembus Pasar Global

Malang, JatimReview.Com – Pemerintah Kota Malang menyiapkan langkah percepatan agar ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu menembus pasar internasional pada 2026 melalui program pembinaan dan pelatihan ekspor berkelanjutan.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang Eko Sri Yuliadi mengatakan sebanyak 200 UMKM saat ini tengah dipersiapkan untuk masuk pasar global melalui program Klinik Ekspor yang digelar rutin setiap pekan di Malang Creative Center.

“Target kami ada 200 UMKM yang bisa ekspor tahun ini. Untuk mempercepat pencapaian tersebut, setiap minggu kami mengadakan kelas klinik ekspor di MCC,” ujar Eko, Jumat.

Ia menjelaskan ratusan UMKM tersebut bergerak di berbagai sektor usaha, mulai dari produk kriya, makanan olahan, hingga perlengkapan rumah tangga.

Menurut dia, pelatihan yang diberikan berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku usaha agar mampu memenuhi standar perdagangan internasional, seperti legalitas usaha, kualitas produk, hingga kemasan yang sesuai kebutuhan pasar ekspor.

Selain pelatihan, pemerintah juga melakukan proses kurasi terhadap setiap produk UMKM guna memastikan kesiapan untuk dipasarkan ke luar negeri.

“Kalau ada produk yang belum memenuhi standar, langsung kami dampingi dan diberikan pembinaan lanjutan,” katanya.

Pemkot Malang juga membantu menjembatani pelaku usaha dengan mitra maupun pihak yang memiliki akses perdagangan internasional guna membuka peluang ekspor lebih luas.

Diskopindag Kota Malang mencatat jumlah UMKM di wilayah tersebut mencapai lebih dari 40 ribu unit usaha. Dari jumlah itu, sebanyak 95 UMKM telah berhasil menembus pasar ekspor.

Nilai ekspor produk UMKM Kota Malang saat ini tercatat mencapai sekitar Rp100 miliar. Pemerintah setempat optimistis angka tersebut dapat meningkat signifikan apabila target 200 UMKM eksportir tercapai.

“Kalau target itu terealisasi, nilai ekspor UMKM Kota Malang berpotensi mencapai Rp1 triliun,” ujar Eko.

Saat ini produk UMKM Kota Malang telah dipasarkan ke sejumlah negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Australia.

Ke depan, Pemkot Malang juga berupaya memperluas pasar ke Jepang dan Selandia Baru dengan menggandeng diaspora Indonesia yang memiliki akses perdagangan di negara tujuan.

“Kami sudah berkomunikasi dengan diaspora di Jepang yang punya jaringan pasar di sana. Untuk Selandia Baru juga sedang kami upayakan agar dapat terhubung dengan pelaku UMKM di Kota Malang,” katanya. jr3

Related posts