Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Jadikan Maulid Nabi sebagai Momentum Perkuat Kerukunan

Surabaya, JatimReview.Com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momen meneguhkan semangat kedamaian, toleransi, dan kerukunan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

“Maulid Nabi bukan hanya peringatan kelahiran Rasulullah, tetapi juga saat bagi kita untuk merenungkan dan meneladani akhlak beliau, yang penuh kasih sayang, toleransi, dan kepedulian,” ujar Khofifah di Surabaya, Jumat (5/9).

Ia mengingatkan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan sosok pemersatu, yang berhasil meredakan konflik antar-suku di Jazirah Arab pada masanya. Nilai tersebut, menurut Khofifah, sangat relevan dengan kondisi Indonesia yang majemuk.

“Rasulullah SAW telah menunjukkan bagaimana membangun masyarakat yang rukun dan damai di tengah perbedaan. Ini sangat penting kita teladani dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini,” jelasnya.

Khofifah juga mengutip salah satu hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari: “Seorang Muslim sejati adalah yang tidak menyakiti Muslim lainnya dengan lisan dan tangannya.” Ia menilai, pesan ini mengajarkan pentingnya menjaga ucapan dan perilaku dalam kehidupan sosial, terutama di era digital yang rawan penyebaran ujaran kebencian.

Menurutnya, mewujudkan kedamaian bisa dimulai dari langkah sederhana, seperti menjaga tutur kata, menghargai perbedaan pandangan, serta menahan diri dari tindakan yang melukai orang lain.

“Kerukunan itu bukan hanya soal hubungan antarumat beragama, tetapi juga mencakup kepedulian sosial, tolong-menolong, dan memperkuat solidaritas tanpa melihat latar belakang,” ujarnya.

Khofifah menambahkan bahwa nilai-nilai Maulid Nabi sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Ia menegaskan, keragaman suku, budaya, dan agama di Indonesia harus dilihat sebagai kekayaan, bukan sebagai sumber konflik.

“Islam adalah rahmatan lil ‘alamin, membawa rahmat bagi seluruh alam. Maka ajaran Rasulullah bukan hanya soal hubungan antarmanusia, tapi juga soal menjaga lingkungan dan menciptakan kebaikan bagi semua,” lanjutnya.

Menutup pesannya, Khofifah berharap peringatan Maulid Nabi tahun ini menjadi penguat semangat masyarakat Jatim dalam merawat harmoni dan membangun masa depan Indonesia yang damai, rukun, dan berkeadaban.

“Kerukunan adalah kunci kemajuan. Mari jadikan Maulid Nabi sebagai inspirasi untuk menjaga Indonesia tetap teduh dalam kebersamaan,” pungkasnya. JR5

Related posts