Rilis Banyak Klaster, Ciputra Kejar Target Penjualan Rp 11 Triliun Tahun Ini

Jakarta, JatimReview.Com – Meskipun dibayangi ketidakpastian perekonomian nasional dan global, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) tetap optimis tahun ini mampu membukukan penjualan sebesar Rp 11 triliun. Jumlah tersebut setara dengan pencapaian tahun lalu.

Head of Investor Relations CTRA Aditya Ciputra Sastrawinata, mengatakan, untuk mencapai target tersebut pihaknya akan melakukan berbagai langkah strategis. Diantaranya memperbanyak peluncuran klister-klaster baru.

“Perseroan akan gencar melakukan peluncuran klaster baru di banyak proyek untuk mencapai target marketing sales 2025,” ujar Aditya saat public expose, Selasa (17/6).

Saat ini beberapa klister baru telah diluncurkan diantaranya di CitraGarden Bintaro, CitraGarden Serpong, dan CitraLand Surabaya. Beberapa klister baru juga akan diluncurkan di proyek CitraGarden City Jakarta, CitraGarden Serpong, Citra City Sentul, CitraRaya Tangerang, serta di beberapa proyek lainnya.

Dia yakin target akan tercapai. Apalagi selama ini residential memberikan kontribusi cukup besar yakni 82 persen dari total sales sehingga peluncuran klaster bari sangat penting. Sementara itu, produk ruko diharapkan berkontribusi 14 persen dan apartemen 4 persen.

“Tahun ini kami juga masih mengharapkan dari program PPN DTP pemerintah yang masih berjalan hingga akhir tahun 2025, “ tambahnya.

Dia mengaku, meskipun saat ini pasar properti dibayangi situasi ekonomi yang kurang kondusif, namun dia masih optimis. Sebab, hunian merupakan kebutuhan utama sehingga demandnya masih tinggi.

Hingga saat ini penjualan produk property baru baik rumah maupun ruko memberikan kontribusi paling besar terhadap pendapatan Perseroan yakni 80 persen. Sedangkan sisa dari  recurring income seperti dari mall, hotel dan rumah sakit.

Pada kuartal I-2025, perseroan membukukan marketing sales sebesar Rp 3,15 triliun, atau 29 persen dari target sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut menurun disbanding tahun periode yang sama yakni Rp 3,32 triliun.

“Namun begitu, laba bersih perseroan di kuartal pertama 2025 naik 36,6 persen (yoy) senilai Rp 660,40 miliar pada kuartal I-2025. Sebelumnya periode yang sama mencapai Rp 483,39 miliar,” pungkasnya.

Related posts