LG Komitmen Jaga Kualitas Menyeluruh dengan Standar Global

Jakarta, JatimReview.Com — Memasuki tahun ke-35 keberadaannya di Indonesia, PT LG Electronics Indonesia (LG) komitmen menjaga kualitas produknya yang dipasarkan di dalam negeri.

“Kami memiliki infrastruktur lengkap dengan standar global yang diterapkan LG di seluruh dunia. Kualitas sebagai fondasi utama dalam setiap produk kami di Indonesia,” ujar Ha Sang-chul, President of LG Electronics Indonesia, Jumat (21/11).

Menurutnya, hal ini karena adanya Pusat Riset dan Pengembangan (R&D) LG di Indonesia yang beroperasi sejak 2023. Keberadaannya memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas produk LG dari tahap awal, saat pengujian dan pengembangan inovasi. Bahkan juga untuk pasar global.

Fasilitas ini tidak hanya berfokus mengembangkan teknologi layar premium seperti OLED, QNED dan Ultra HD. Namun pula, memastikan setiap detail mampu memberikan pengalaman visual terbaik melalui berbagai pengujian didalamnya.

“Diantara pengujian ini yaitu peningkatan kualitas gambar, kecerahan dan reproduksi warna agar sesuai standar global dan ekspektasi konsumen yang terus semakin tinggi,” ungkapnya.

Pengembangan dalam R&D LG tak terbatas pada fitur, namun pula menyentuh desain produk. Setiap prototipe melewati serangkaian uji ketahanan ekstrem—mulai dari simulasi penggunaan jangka panjang, pengujian suhu dan kelembapan, hingga tes daya tahan terhadap benturan.

Penjagaan kualitas dilakukan LG dengan memastikan setiap produknya telah memenuhi standar industri dan regulasi. Termasuk didalamnya, pemenuhan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan standar ramah lingkungan.

“Hal ini untuk memastikan bahwa teknologi terbaik yang kami buat, tersaji dengan keamanan dan berkelanjutan bagi konsumen,” ujar Ha Sang-chul .

Langkah LG dalam memastikan kualitas juga diterapkan pada sisi manufaktur melalui dua fasilitas produksinya di Tangerang dan Cibitung. Pabri ini menjadi pusat produksi dalam negeri LG bagi perangkat rumah tangga, commercial display  serta AC melalui kemitraan.

Dalam tiap fasilitas produksinya ini, Ha Sang-chul menyatakan, perusahaan menerapkan LG Korean Quality Control System. Ini merupakan sebuah sistem kendali mutu global yang menjadi standar emas dalam memastikan konsistensi kinerja dan keandalan produk jangka panjang.

Setiap unit yang keluar dari jalur produksi melewati serangkaian pengujian ketat untuk memenuhi standar internasional. Termasuk ISO 9001 serta regulasi keselamatan yang berlaku. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan mulai dari bahan baku, perakitan, hingga pengujian akhir sebelum produk siap dipasarkan.

Tim Quality Control tidak hanya mendeteksi cacat, tetapi juga menelusuri akar masalah yang mungkin terjadi di sepanjang rantai produksi. Pengendalian kualitas LG juga mencakup proses pengiriman yang aman dan menjaga daya tahan produk hingga sampai ke tangan konsumen.

“Pendekatan menyeluruh ini menjadi cermin komitmen LG dalam memberikan produk yang tak hanya memenuhi ekspektasi, tetapi juga melampaui standar industri,” ujar Ha Sang-chul. 

LG juga mengedukasi konsumen terkait penggunaan produk yang tepat.  Salahsatunya melalui keberadaan LG HVAC Academy. Akademi ini berperan sebagai pusat pelatihan untuk meningkatkan kompetensi teknisi AC bangunan komersial, termasuk staf dan mitra bisnisnya.

 “Hal ini untuk meningkatkan kepuasan pengguna melalui dukungan standar instalasi serta pemeliharaan yang sesuai dengan standar tinggi LG,” ungkapya.

LG juga menjaga kualitas ini melalui jaringan layanan purna jual yang luas. Dengan lebih dari 190 pusat layanan resmi di Indonesia yang didukung unit layanan bergerak serta akses digital melalui WhatsApp Call dan hotline 24 jam, memberikan kemudahan konsumen menjangkau.

Bahkan, LG menghadirkan program layanan unggulan yang dirancang sesuai kebutuhan masyarakat. Salah satu adalah Evening Service. Layanan ini memungkinkan pengguna mendapatkan layanan perbaikan di waktu sore hingga malam hari.

“Program ini, sebagai jawaban atas kebutuhan konsumen dengan jadwal padat pada pagi hingga siang hari,’ katanya.

Sementara itu, Niti Emiliana, Ketua Umum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), menyatakan, di tengah kondisi ekonomi yang menuntut kehati-hatian, konsumen semakin cermat dan mengutamakan nilai jangka panjang.

“Perusahaan harus membuktikan kualitas yang konsisten, layanan yang akuntabel dan komunikasi yang transparan agar kepercayaan benar-benar terbangun berdasarkan bukti,” ujarnya. JR3

Related posts