Surabaya, JatimReview.Com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat pertumbuhan jumlah pengguna jasa kereta api sepanjang 2025. Total penumpang yang dilayani mencapai 6.057.816 orang, meningkat sekitar tiga persen dibandingkan 2024 yang tercatat sebanyak 5.864.312 penumpang.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan peningkatan tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat yang semakin besar terhadap layanan transportasi kereta api.
“Pertumbuhan jumlah penumpang ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan KAI serta kepercayaan pelanggan yang terus meningkat terhadap moda transportasi kereta api,” ujar Mahendro dalam keterangan resminya, Selasa (13/1).

Ia menuturkan capaian kinerja angkutan penumpang sepanjang 2025 menjadi penyemangat bagi jajaran KAI Daop 8 Surabaya untuk terus meningkatkan kualitas layanan pada tahun berikutnya dengan tetap menjadikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan sebagai prioritas utama.
Menurut Mahendro, peningkatan jumlah pelanggan tidak terlepas dari berbagai upaya perbaikan layanan yang dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari peningkatan fasilitas stasiun, keandalan operasional perjalanan kereta api, hingga peningkatan kenyamanan sarana dan prasarana serta pelayanan kepada penumpang.
Selain aspek kenyamanan, faktor keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan juga terus dijaga sebagai komitmen utama dalam penyelenggaraan angkutan penumpang di wilayah KAI Daop 8 Surabaya.
Ke depan, KAI Daop 8 Surabaya akan terus melakukan inovasi dan penyesuaian operasional guna mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.
Pada 2026, KAI Daop 8 Surabaya menargetkan rata-rata volume pelanggan harian mencapai 19.415 penumpang sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja angkutan penumpang serta penguatan konektivitas transportasi di wilayah Jawa Timur.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan layanan agar dapat menjawab kebutuhan transportasi masyarakat yang semakin dinamis,” pungkasnya. JI5
