Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan dan Tinjau Pengungsi Bencana di Pidie Jaya, Aceh

Surabaya, JatimReview.Com – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung kondisi para pengungsi terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan bantuan logistik sekaligus memastikan pengiriman relawan medis serta obat-obatan akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Insya Allah relawan tim medis dan obat-obatan segera kami kirim ke sini,” ujar Khofifah dalam keterangan resminya, Minggu (7/12).

Khofifah mengatakan Pidie Jaya termasuk wilayah yang mengalami dampak cukup berat akibat bencana. Gangguan meliputi terputusnya listrik dan jaringan internet hingga kerusakan jalan di sejumlah titik. Bencana tersebut juga menyebabkan korban jiwa dan kerugian material yang besar.

Data terbaru menunjukkan terdapat 27 korban meninggal dunia, 240 jembatan rusak atau putus, 10.522 rumah terdampak, 3.479 hektare lahan rusak, serta 42.453 warga harus mengungsi di 66 titik. Melihat kondisi tersebut, Pemprov Jatim menyalurkan bantuan secara langsung ke wilayah terdampak.

“Saya hadir bersama Sekda, Kepala Dinas Sosial, dan Kalaksa BPBD Jatim sebagai bentuk silaturahmi, sekaligus memastikan bahwa persaudaraan antara Jatim dan masyarakat Aceh—khususnya Pidie Jaya—tetap erat. Kami dari Jawa Timur adalah saudara bagi panjenengan semua,” ujarnya.

Satu dari lima truk bantuan logistik Jatim diarahkan secara khusus ke Pidie Jaya. Bantuan tersebut meliputi paket permakanan, perlengkapan kebersihan, alat masak, kebutuhan keluarga dan bayi, mukena, sarung, serta berbagai kontribusi dari masyarakat Jawa Timur lainnya.

“Mengingat ini sudah mendekati bulan puasa, kami membawa perlengkapan ibadah seperti mukena, sarung, dan telengkung,” imbuhnya.

Selain logistik, Jatim juga memberikan dukungan spiritual bagi masyarakat Aceh yang terdampak. Shalat Ghaib telah dilaksanakan di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, disertai doa dari pesantren Tebuireng dan berbagai elemen masyarakat di Jatim.

“Pendekatan spiritual ini kami sertai dengan bantuan nyata dari masyarakat Jatim. Semoga keduanya dapat menguatkan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Khofifah menyampaikan duka cita mendalam atas banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh. Ia berharap para korban yang belum ditemukan segera bisa diidentifikasi dan para relawan diberi kekuatan dalam bertugas.

“Kepada para pengungsi, semoga Allah memberikan kesehatan, kekuatan, dan semangat untuk bangkit kembali,” ucapnya.

Khofifah menegaskan bahwa seluruh bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian masyarakat Jawa Timur kepada korban bencana di Pidie Jaya. JR7

Related posts