Belanja Modal Rp 500 Miliar, Tanrise Targetkan Pertumbuhan Pendapatan Double Digit Tahun 2025

Surabaya, JatimReview.Com – Meskipun kondisi ekonomi masih melambat, namun PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk atau Tanrise Property tahun ini optimis mampu meningkatkan kinerjanya dengan pertumbuhan double digit. Untuk itu ekspansi bisnis akan terus dilakukan dengan membangun sejumlah proyek strategis dan prestise di Indonesia.

Belinda Tanoko, CEO Tanrise Property menjelaskan, tahun 2025 kondisi pasar properti penuh tantangan. Namun begitu pihaknya tetap yakin bisa menggenjot performanya. Langkah strategis disiapkan diantaranya dengan membangun sejumlah proyek strategis.

“Tahun ini Perseroan akan tetap melakukan ekspansi dengan pengembangan 13 proyek hotel dan 11 proyek properti baru, serta melakukan ekspansi lahan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka Panjang,” kata Belinda saat RUPS secara Daring, Jumat (23/5).

Untuk itu, tahun ini pihaknya mengalokasikan belanja modal (Capex) sebesar Rp 500 miliar. Dana tersebut sekitar 70 persen digunakan untuk mengembangkan sejumlah hotel di beberapa kota besar termasuk di Malang dan Bali. Dan 30 persen digunakan untuk proyek properti lainya.

“Sumber dana kami ambilkan dari cash internal dan eksternal. Bisa dari pinjaman bank atau investor,” tambahnya.

Pihaknya akan terus memperkuat strategi ekspansi di daerah-daerah dengan potensi pertumbuhan tinggi. Sejumlah proyek berskala besar tengah dipersiapkan, termasuk peluncuran Villa Ubud dan Villa Canggu di Bali, serta pengembangan resort premium.

“Langkah ini mencerminkan visi Tanrise dalam membangun portofolio yang tak hanya beragam, tetapi juga relevan dengan dinamika gaya hidup masyarakat modern dan tren global di sektor properti,” ujar wanita enerjik ini.

Hingga kuartal I/2025, kinerja emiten berkode RISE ini trendnya masih bagus. Pendapatan usaha sebesar Rp 137 miliar, naik 113 persen dari Q1/2024 sebesar Rp 59,5 miliar. Sedangkan untuk laba mencapai Rp 18,1 miliar naik 4.013 persen dari kuartal I 2024 sebesar Rp 440 juta.

Terkait kinerja tahun 2024, Belinda mengaku cukup puas. Sepanjang tahun lalu pendapatan RISE mencapai Rp 365,5 miliar, naik31 persen (yoy) dari tahun sebelumnya sebesar Rp 279 miliar. Pertumbuhan ini didorong performa solid di berbagai lini bisnis, termasuk apartemen, gudang, ruko, dan perkantoran. Lini bisnis perhotelan juga mencatatkan peningkatan signifikan sebesar 15% (yoy), dari Rp 189,4 miliar pada 2023 menjadi Rp 218,5 miliar pada 2024.

Kinerja finansial yang kuat ini sejalan dengan keberhasilan Perseroan dalam menyelesaikan sejumlah proyek utama secara tepat waktu dan berkualitas. Tanrise berhasil menyerahkan unit apartemen Kyo Society kepada para pembeli di Surabaya, sekaligus meluncurkan proyek inovatif yakni hunian modern Jumana Residence di Sidoarjo.

Bahkan, pihaknya juga memperluas portofolionya dengan mengakuisisi PT Taman Dayu dan PT Golf Taman Dayu, dua aset strategis yang membuka potensi pengembangan kawasan terpadu di masa depan, serta lapangan golf internasional yang di desain oleh Jack Nicklaus.

Dia mengaku tetap fokus menghadirkan produk-produk inovatif, menyelesaikan setiap proyek secara tepat waktu, dan menjaga standar kualitas yang tinggi.

“Dukungan dari para stakeholders, mitra, serta kepercayaan yang diberikan oleh konsumen menjadi energi dan semangat bagi kami untuk terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri properti di Indonesia,” pungkas Belinda. JR5

Related posts