Dukung Swasembada Gula Nasional, Kementan – SGN dan Polda Jatim Percepat Penetapan CPCL 2026

Surabaya, JatimReview.Com  – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) bekerja sama dengan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dan Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mempercepat penetapan Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL) Tahun 2026 guna mendukung Program Swasembada Gula Nasional.

Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Abdul Roni Angkat mengatakan percepatan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan pengembangan areal tebu secara terencana dan berkelanjutan.

“Kolaborasi lintas sektor ini dilakukan untuk mendukung kelancaran Program Swasembada Gula Nasional, khususnya di Jawa Timur sebagai salah satu sentra utama produksi gula,” kata Abdul, Jumat (30/1).

Ia menjelaskan sinergi antara Ditjenbun, PT SGN, dan Polda Jatim difokuskan pada penguatan pengawasan, pengamanan proses pendataan, serta mitigasi potensi konflik lahan dalam penetapan CPCL.

Menurut Abdul, keterlibatan aparat penegak hukum menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh tahapan program berjalan transparan, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Dengan dukungan pengamanan dan pengawasan yang kuat, proses penetapan CPCL diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi petani,” ujarnya.

Program akselerasi CPCL 2026 merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi gula dalam negeri. Oleh karena itu, diperlukan sinergi lintas sektor agar pelaksanaannya efektif, akuntabel, dan tepat sasaran.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT SGN Yunianta menyampaikan bahwa koordinasi dengan Polda Jawa Timur bertujuan menciptakan iklim yang kondusif bagi pengembangan industri gula nasional.

Ia menilai percepatan penetapan CPCL tidak hanya berkaitan dengan aspek administratif dan teknis, tetapi juga membutuhkan jaminan keamanan di lapangan.

“Kepastian keamanan menjadi faktor penting agar proses pendataan, penetapan lahan, hingga persiapan tanam tebu dapat berlangsung tanpa kendala,” kata Yunianta. JR7

Related posts