Syafa Group Adakan Kajian Kitab Al-Hikam di Malam Nisfu Sya’ban, Teguhkan Nilai Spiritual dan Profesionalisme Pegawai

Surabaya, JatimReview.Com – Nuansa religius terasa kental di Gedung B7 Hall Wahab, Universitas Islam Malang (Unisma), Senin (2/2) malam. Ratusan karyawan PT Indie Syafa Transforma dan PT Eco Syafa Harvest yang tergabung dalam Syafa Group mengikuti Kajian Kitab Al-Hikam yang diselenggarakan bertepatan dengan malam Nisfu Sya’ban.

Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan diiringi doa-doa serta pengkajian keilmuan Islam. Kehadiran anak-anak yatim yang diundang secara khusus turut menambah makna acara, menciptakan suasana kebersamaan sekaligus menegaskan kepedulian sosial yang menjadi bagian dari nilai perusahaan.

Dalam kajian tersebut, dibahas Bab 5, 6, dan 7 Kitab Al-Hikam dengan tema Tanda-Tanda Tertutupnya Hati, Anjuran untuk Tidak Pernah Lelah Berdoa kepada Allah SWT, serta Keyakinan terhadap Janji Allah SWT. Materi disampaikan secara bergantian oleh para pemateri, yakni Ustadzah Diana, Ustadzah Aisyah, Ustadzah Lia, Ustadzah Sa’diah, Ustadz Mujib Imron, dan Ustadz Muh Roid.

KEBERSAMAAN: Jajaran direksi dan karyawan Syafa Group berfoto bersama anak-anak yatim seusai mengikuti Kajian Kitab Al-Hikam yang digelar bertepatan dengan malam Nisfu Sya’ban.

Penyampaian materi yang komunikatif dan sarat refleksi mendorong peserta untuk tidak hanya menyimak, tetapi juga melakukan perenungan mendalam terhadap perjalanan spiritual serta tanggung jawab profesional dalam menjalankan amanah pekerjaan.

Sejumlah pesan utama ditekankan dalam kajian ini, di antaranya pentingnya menjaga kebersihan hati dan keikhlasan niat dalam bekerja, menumbuhkan kesabaran serta keteguhan saat menghadapi tantangan, serta memperkuat keyakinan kepada janji Allah SWT dalam setiap ikhtiar yang dilakukan.

Direktur Utama PT Indie Syafa Transforma sekaligus CEO Syafa Group, Sa’diah, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan bahwa momentum malam Nisfu Sya’ban menjadi sarana yang tepat untuk bermuhasabah, mempererat kebersamaan, serta memperkokoh nilai-nilai spiritual di tengah dinamika dunia usaha.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa bekerja tidak semata mengejar target dan hasil, tetapi juga harus dilandasi keikhlasan, akhlak, serta tanggung jawab moral. Spiritualitas yang kuat akan menjadi fondasi profesionalisme yang berintegritas,” ungkapnya.

PENGUATAN SPIRITUAL: Kajian Kitab Al-Hikam yang digelar bertepatan dengan malam Nisfu Sya’ban menjadi ruang refleksi spiritual guna memperkuat keimanan, akhlak, serta kebersamaan di lingkungan kerja.

Selain kajian dan doa bersama, Sa’diah juga memberikan penegasan terkait disiplin serta etika kerja kepada seluruh pegawai dan mitra subkontraktor. Arahan tersebut mencakup komitmen terhadap kepatuhan perjanjian kerja dan peraturan perusahaan, menjaga integritas dan etika, serta melaksanakan tugas sesuai dengan amanah dan tanggung jawab masing-masing.

Ia menegaskan bahwa setiap bentuk pelanggaran, wanprestasi, maupun tindakan yang berpotensi merugikan dan mencemarkan nama baik perusahaan akan ditindak secara serius melalui mekanisme internal dan penanganan Tim Legal Perusahaan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, Sa’diah juga menyinggung adanya mantan manajer dan mitra subkontraktor yang saat ini tengah diproses terkait dugaan pelanggaran berupa pencemaran nama baik dan kredibilitas perusahaan.

“Seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional oleh tim legal dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, kelengkapan bukti, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,” jelasnya.

Melalui kegiatan Kajian Kitab Al-Hikam dan doa bersama ini, Syafa Group berharap seluruh pegawai dan mitra kerja semakin menginternalisasi nilai-nilai akhlak dalam bekerja, menjaga soliditas dan loyalitas, serta terus mengedepankan profesionalisme demi membangun perusahaan yang berkelanjutan, amanah, dan bermartabat.

“Kegiatan ini menegaskan komitmen Syafa Group bahwa pertumbuhan bisnis tidak hanya diukur dari capaian ekonomi, tetapi juga harus berjalan seiring dengan penguatan nilai spiritual, sosial, dan etika sebagai pilar utama perusahaan,” tutup Sa’diah. JR5

Related posts