Khofifah Ajak IKA Unair Perkuat Kolaborasi Akademisi dan Dunia Usaha untuk Pembangunan Daerah

Surabaya, JatimReview.Com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) untuk mengambil peran strategis sebagai penghubung kolaborasi antara kalangan akademisi, pemerintah, dan dunia usaha dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Menurut Khofifah, potensi besar yang dimiliki IKA Unair berupa modal sosial, kapasitas intelektual, serta jejaring profesional alumni perlu dikelola secara terstruktur agar memberikan dampak nyata bagi pembangunan.

“IKA Unair memiliki kekuatan besar dari sisi keilmuan dan jaringan profesional. Jika disinergikan secara sistematis, organisasi alumni ini dapat menjadi penggerak kolaborasi lintas sektor untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan,” ujar Khofifah dalam keterangan resminya, Sabtu (20/12).

Khofifah yang juga menjabat sebagai Ketua Umum IKA Unair menilai Universitas Airlangga telah melahirkan banyak alumni yang berkiprah di berbagai sektor strategis, baik di tingkat daerah, nasional, maupun global. Oleh karena itu, peran organisasi alumni dinilai penting untuk mengonsolidasikan kontribusi tersebut.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang berbasis riset dan data guna memperkuat perumusan kebijakan publik, khususnya di daerah.

“Kolaborasi yang kita butuhkan adalah kolaborasi yang terukur dan berbasis keilmuan. Di sinilah peran IKA Unair sangat relevan untuk memperkuat kebijakan publik melalui riset dan pengalaman para alumninya,” katanya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur, lanjut Khofifah, membuka peluang kerja sama yang luas dengan IKA Unair, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, peningkatan layanan kesehatan, hingga penguatan riset, inovasi, dan transformasi ekonomi daerah.

Ia juga mendorong keterlibatan aktif alumni Universitas Airlangga dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional agar dapat diimplementasikan secara efektif di daerah.

“IKA Unair diharapkan hadir sebagai mitra strategis negara. Kontribusi alumni melalui pemikiran, riset, inovasi, dan pendampingan kebijakan di daerah akan sangat menentukan keberhasilan pembangunan,” ujarnya.

Ajakan tersebut disampaikan bertepatan dengan pelantikan Pengurus Pusat IKA Unair Masa Bakti 2025–2030 yang digelar di Plaza Universitas Airlangga, Jumat (19/12) malam. Pada kesempatan itu, IKA Unair juga menyalurkan bantuan biaya hidup bagi mahasiswa yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat selama tujuh bulan.

Khofifah mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus baru dan berharap IKA Unair mampu menghadirkan program-program yang adaptif, inovatif, serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Semoga IKA Unair semakin solid dan dapat memainkan peran penting dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Khofifah. JR1

Related posts