Jember, JatimReview.Com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan operasional perjalanan kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember kembali berjalan normal setelah sebelumnya terdampak gangguan di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.
Manajer Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa dua kereta yang sempat mengalami keterlambatan, yakni KA Pandalungan relasi Gambir–Jember dan KA Blambangan Ekspres relasi Pasarsenen–Ketapang, kini telah kembali beroperasi sesuai jadwal.
“Sebelumnya, kedua perjalanan tersebut terdampak proses evakuasi rangkaian KA Argobromo Anggrek dan Commuterline di wilayah Bekasi Timur, yang menyebabkan keterlambatan cukup signifikan,” kata Cahyo.

Menurutnya, normalisasi perjalanan ini merupakan hasil dari penanganan cepat serta koordinasi berbagai pihak di lapangan. Ia memastikan seluruh layanan kini kembali berjalan dengan baik dan tepat waktu.
“Kami bersyukur gangguan operasional dapat segera diatasi, sehingga perjalanan kereta api kembali normal,” ujarnya.
KAI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan operasional sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang disebut tetap menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak ragu menggunakan transportasi kereta api sebagai moda perjalanan yang aman dan andal. KAI juga terus meningkatkan kualitas layanan, termasuk penyediaan informasi yang cepat dan akurat bagi penumpang.
Penumpang diingatkan untuk selalu memantau jadwal keberangkatan melalui kanal resmi, seperti aplikasi Access by KAI, media sosial, maupun informasi dari petugas di stasiun. Mereka juga disarankan datang lebih awal guna mengantisipasi potensi kendala perjalanan. jr7
