PLN Siagakan 1.390 Personel Amankan Pasokan Listrik Jatim-Bali Saat Lebaran

Surabaya, JatimReview.Com – PT PLN (Persero) menyiagakan sebanyak 1.390 personel untuk menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Jawa Timur dan Bali selama masa siaga pengamanan Idul Fitri 2026 yang berlangsung pada 12–31 Maret 2026.

General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) Ika Sudarmaja mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan sistem kelistrikan tetap andal saat kebutuhan listrik masyarakat meningkat selama Ramadhan hingga Lebaran.

“Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan sistem kelistrikan tetap andal ketika konsumsi listrik masyarakat cenderung meningkat selama periode tersebut,” kata Ika dalam keterangan resminya, Minggu (15/3).

Ia menjelaskan seluruh personel yang disiagakan akan bertugas selama 24 jam setiap hari sepanjang masa siaga berlangsung. Para petugas juga telah dibekali standar operasional prosedur (SOP) dalam menangani berbagai potensi gangguan pada sistem transmisi listrik.

Selain menyiapkan personel, PLN UIT JBM juga mendirikan 16 posko siaga yang tersebar di wilayah layanan. Posko tersebut terdiri atas 15 posko di tingkat unit layanan serta satu posko di tingkat unit induk.

Posko siaga tersebut berfungsi sebagai pusat koordinasi pemantauan sistem kelistrikan sekaligus titik respons cepat apabila terjadi gangguan pada jaringan transmisi.

Untuk mendukung kesiapsiagaan tersebut, PLN turut menyiapkan berbagai peralatan penunjang, di antaranya 12 unit crane, 10 unit manlift, serta satu unit peralatan online washer.

Selain itu, juga disiapkan tujuh unit Emergency Restoration System (ERS), lima unit trafo mobile, serta tujuh unit DC mobile beserta perlengkapan teknis lainnya.

Ika menegaskan seluruh peralatan tersebut dipastikan dalam kondisi siap operasi agar penanganan gangguan pada jaringan transmisi dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

Di sisi lain, PLN melalui bidang logistik juga menyiapkan berbagai material cadangan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat di lapangan.

Material tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis dengan mempertimbangkan aksesibilitas dan jarak tempuh sehingga dapat segera digunakan jika terjadi gangguan pada peralatan jaringan.

“Melalui kesiapan personel, peralatan, serta dukungan material cadangan, PLN UIT JBM berkomitmen menjaga keandalan sistem transmisi selama masa siaga Ramadhan dan Idul Fitri,” ujar Ika.

Dengan berbagai langkah tersebut, PLN optimistis kebutuhan listrik masyarakat di wilayah Jawa Timur dan Bali dapat terpenuhi secara andal sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan nyaman.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dan merayakan hari kemenangan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap pasokan listrik,” kata Ika. JR5/ara

Related posts