RS Kemenkes Tekankan Pentingnya Pola Asuh Anak yang Adaptif di Era Digital

Surabaya, JatimReview.Com – Rumah Sakit Kementerian Kesehatan Surabaya menekankan pentingnya pola pengasuhan anak yang adaptif di era digital sebagai fondasi membentuk generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Pelaksana Harian Direktur Utama RS Kemenkes Surabaya dr. Martha Muliana L. Siahaan mengatakan kualitas generasi 2045 sangat dipengaruhi oleh pola asuh yang diterapkan orang tua saat ini, terutama dalam membangun ketahanan mental anak di tengah derasnya arus informasi.

“Kami fokus pada bagaimana menyiapkan anak-anak masa kini agar mampu tumbuh optimal dan siap menghadapi tantangan masa depan. Tahun 2045 akan ditentukan oleh kesiapan generasi yang sekarang sedang dibentuk,” ujarnya, Rabu (4/3).

Menurutnya, tantangan pengasuhan modern tidak lagi terbatas pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kontrol emosi, serta kemampuan menyaring informasi dari media sosial dan penggunaan gawai sejak usia dini.

Ia menilai pendampingan orang tua menjadi faktor krusial agar anak mampu berinteraksi secara sehat dengan lingkungan digital. Selain itu, pendekatan berbasis observasi dinilai efektif untuk mengenali potensi, minat, serta kecenderungan perilaku anak sejak dini.

“Orang tua perlu meluangkan waktu untuk mengamati dan memahami karakter anak, sehingga pola asuh yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan mereka,” katanya.

Psikolog Dra. Astrid Regina Sapiie menambahkan stimulasi perkembangan anak dapat dimulai bahkan sejak dalam kandungan melalui interaksi aktif orang tua.

“Dalam perspektif psikologi, stimulasi bisa dilakukan sejak dini. Kunci utama parenting adalah kehadiran dan keterlibatan orang tua, termasuk melakukan observasi secara konsisten,” ujarnya.

Sementara itu, Dokter Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular dr. Nata Kharimantara menekankan bahwa kesehatan fisik juga menjadi aspek fundamental dalam membangun generasi tangguh.

Ia menyebut pemenuhan gizi seimbang, aktivitas fisik yang cukup, serta deteksi dini gangguan kesehatan merupakan bagian integral dari pola asuh yang menyeluruh.

Dengan pendekatan yang mencakup aspek psikologis dan fisik, RS Kemenkes Surabaya berharap orang tua dapat lebih siap membentuk anak yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara mental dan sehat secara jasmani dalam menyongsong 2045. JR3

Related posts