Sukses Akusisi 3 Proyek di Australia, Iwan Sunito Ajak Investor Global Kembangkan Sydney CBD

Surabaya, JatimReview.Com – Setelah sukses mengakuisisi dan mengembangkan tiga proyek besar di Australia, Iwan Sunito, pengusaha properti sukses asal Surabaya makin agresif melakukan ekspansi bisnisnya di Australia. Lewat One Global Capital, Iwan Sunito siap mengembangkan proyek terbaru, Sydney CBD.

Iwan Sunito, founder dan chairman One Global Capital menjelaskan, Sydney CBD merupakan salah proyek prestisius terbaru yang akan dikembangkan. Nilainya juga lumayan besar yakni Rp 4 triliun.

Sebab itu, pihaknya menawarkan proyek ini pada investor kakap dari berbagai negara termasuk Indonesia. Melalui funding rising ini, dia berharap dapat terkumpul dana sekitar Rp 2 triliun. Sementara yang Rp 2 triliun sisanya bakal didanai salah satu bank dari Indonesia.

“Buat kami ini satu kebanggaan. Bank dari Indonesia siap mensupport Rp 2 triliun. Biasanya bank Indonesia ekspansi ke luar negeri di Australia untuk Perusahaan mining. Tapi ini funding untuk properti dari diaspora. Ini luar biasa dan satu kebanggaan,” kata Iwan saat bertemu dengan sejumlah media di Surabaya, di Westin Hotel, Sabtu (9/8).

Dikatakan, investor global yang akan diajak dalam funding rising ini tidak terbatas dari Indonesia saja, namun juga dari Amerika Serikat, China, Eropa, Singapura dan Australia. Dia yakin sisa dana Rp 2 triliun akan segera terkumpul paling lambat November 2025. Sehingga proyek super megah ini segera bisa dimulai pembangunannya.

Sydney CBD yang terletak di pusat bisnis Sydney, Australia akan dibangun beberapa bangunan dengan desain super megah. Salah satunya adalah hotel Bintang lima luxury. Selain itu juga ada beberapa bangunan lain namun tidak dijual. Karena itu dukungan investor global sangat dibutuhkan segera.

“Sebenarnya banyak orang super kaya. Sebenarnya 1-5 orang saja sudah cukup. Namun kami tidak mau. Kami butuh 40 investor dimana satu investor senilai USF 5 juta atau Rp 50 miliar lebih. Di Surabaya kami sudah ketemu beberapa teman. Namun belum dealing. Mungkin belum terbiasa investasi besar di luar negeri. Meskipun kami tahu di Surabaya banyak orang kaya dan dananya tidak terbatas,” ungkapnya.

“Kalau di Jakarta dan Medan yang begini sudah biasa. Karena itu, Sydney CBD ini kami tawarkan untuk investor di Jakarta dan Medan selain USA, China, Eropa dan Australia. Mereka lebih cepat ambil Keputusan. Dan mereka rata-rata sudah 10-20 tahun investasi di luar negeri. Jadi sudah sangat biasa dan cepat keputusannya,” tambah arek asli Surabaya ini.

Terkait project lain, Iwan yang sangat suka humor ini mengaku cukup banyak. Peraih penghargaan EY Entrepreneur of the Year dan Urban Taskforce Property Person of the Year, ini selama 12 bulan terakhir ini One Global Capital yang dikendalikan berhasil mengakuisisi dan mengoperasikan beberapa proyek besar di Australia.

Diantara proyek-proyek itu adalah One Global Resorts, hotel mewah bergaya resor senilai Rp1 triliun. Kemudian dilanjutkan, One Global Gallery, pusat perbelanjaan di Eastlakes senilai Rp280 miliar serta One Global Macquarie Park, lahan pengembangan hotel mewah di Sydney senilai Rp 181 miliar.

Iwan menjelaskan detail satu perstu proyek tersebut. Terletak di Zetland, Sydney, One Global Resorts Green Square adalah hotel mewah bintar lima yang menawarkan suite bergaya apartemen dengan fasilitas modern.

Hanya berjarak 100 meter dari Stasiun Green Square, hotel ini adalah yang pertama di Sydney yang memiliki akses langsung ke kereta bawah tanah-hanya satu pemberhentian dari Stasiun Pusat dan 4 menit dari Bandara Sydney.

Dirancang oleh Koichi Takada Architects, hotel ini menghadirkan desain minimalis Jepang dengan ukuran suite antara 46 hingga 75 meter persegi dengan fasilitas yang lengkap seperti Dapur,  Laundry, WiFi gratis. Fasilitas lainnya adalah kolam renang infinity, Spa, sauna, dan pusat kebugaran serta restoran Italia eksklusif

“Hotel ini meraih ulasan positif dengan skor 8,9/10 di Booking.com dan 4/5 di TripAdvisor, dipuji karena kebersihan kamar, keramahan staf, dan lokasi yang strategis dekat pertokoan, kafe, dan Royal Randwick Racecourse,” ujar alumni SMA St.Louis Surabaya ini.

Pihaknya juga mengembangkan One Global Gallery Eastlakes yang dulu dikenal sebagai The Grand Eastlakes Shopping Centre. Bangunan mewah ini adalah pusat gaya hidup dan ritel di Eastlakes, Sydney, yang diluncurkan ulang pada Desember 2024.

Ruang ritel memiliki luas 3.000 m² lebih dan ada 16 penyewa aktif. Pusat belanja ini memiliki Kapasitas parkir lebih dari 130 mobil. Dan saat ini beberapa penyewa utama dan special diantaranya adalah ALDI (format besar), Woolworths Metro, Pattison Patisserie, Wholelife Pharmacy, Australia Post, Ausome Nails, Akira Sushi, Hatch Espresso, SP Mobile, Val Morgan Retail

“Pusat perbelanjaan ini memenuhi kebutuhan sehari-hari dan gaya hidup lokal, sejalan dengan rencana IPO One Global Capital Retail Trust yang menerima respons kuat dalam penawaran perdana Q4 2024,” ujar Iwan.

Sementara proyek ketiga adalah One Global Macquarie Park. Proyek ini akan menjadi tonggak baru dalam portofolio perhotelan One Global Capital. Lahan ini diakuisisi pada Mei 2025 seharga Rp 181 miliar, berlokasi di Macquarie Park, Sydney, salah satu pusat pertumbuhan komersial dan gaya hidup tercepat di Australia.

Rencana Pengembangan disini adalah proyek hotel mewah senilai Rp 750 miliar. Lokasinya sangat strategis dekat Macquarie Centre, stasiun metro, dan kawasan bisnis.  Fokus pada kesehatan, keberlanjutan, dan inovasi modular

“Hotel ini akan menjadi standar baru dalam kemewahan modular, menggabungkan keunggulan arsitektur dengan efisiensi pembangunan dan keberlanjutan operasional. Proyek ini mencerminkan visi jangka panjang One Global dalam membentuk masa depan perhotelan bergaya hidup di kawasan Asia-Pasifik,” tutup Iwan Sunito. JR3

Related posts