Wali Kota Surabaya Apresiasi Royal Residence dan UK Petra dalam Aksi Sosial “Miles to Go, Life to Grow”

Surabaya, JatimReview.Com – Kepedulian terhadap masyarakat sekitar kembali ditunjukkan oleh Royal Residence Surabaya bersama Universitas Kristen Petra (UK Petra) melalui gelaran bhakti sosial bertema “Miles to Go, Life to Grow”. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang hadir langsung dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Eri menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas kontribusi Royal Residence dan UK Petra dalam menggelar kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ia secara khusus mengapresiasi program CSR “Kampung Pancasila” yang diserahkan ke Pemkot tanpa embel-embel nilai nominal.

“Royal Residence hari ini memberi contoh yang baik. CSR diserahkan tanpa menyebut angka. Ini contoh yang patut ditiru. Ketika semua dilakukan dengan ketulusan, maka keberkahan akan datang,” ujar Eri, Sabtu (20/9).

AKSI SOSIAL: Lodewyk Wattimena, Direktur Utama Royal Residence secara simbolis menyerahkan bantuan sosial kepada Walikota Surabaya, Eri Cahyadi dalam acara aksi sosial bertema Miles To Go, Life To Grow di Royal Residence Surabaya. Foto DOK

Tak hanya itu, Eri juga menyoroti kontribusi Royal Residence yang membangun enam rumah ibadah secara berdampingan. Hal ini, menurutnya, mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila, semangat toleransi, dan gotong royong dalam keberagaman.

“Walikota hanya dirijen. Pemimpin yang sebenarnya adalah orang-orang yang mau membantu sesama yang lagi membutuhkan,” imbuhnya.

Wali Kota yang suka humor ini kembali menekankan bahwa nilai kebersamaan dan gotong royong seperti yang terlihat dalam kegiatan ini adalah kekuatan utama Kota Surabaya.

“Ketika kita hidupkan Pancasila bukan sekadar di lisan, tapi dalam aksi nyata seperti hari ini, maka Surabaya akan menjadi kota yang diberkahi, dan warganya hidup sejahtera,” katanya.

Peserta Membludak Capai 1.414 Orang

Aksi sosial kali ini menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan umum dan gigi gratis. Meski awalnya ditargetkan untuk 500 peserta, antusiasme warga luar biasa. Lebih dari 1.414 orang turut serta, termasuk warga dari Kecamatan Lakarsantri dan Wiyung.

Anak-anak juga turut serta memeriksakan kesehatan gigi mereka. Mereka tidak hanya mendapat pelayanan medis, tetapi juga edukasi langsung dari tim dokter Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi UK Petra. Setiap peserta anak pun menerima bingkisan menarik dari panitia.

Direktur Utama Royal Residence, Lodewyk Wattimena, mengaku senang atas sambutan warga. Ia menyebutkan, ini adalah kali pertama pihaknya bekerja sama dengan UK Petra dalam kegiatan sosial, dan membuka peluang untuk berlanjut ke tahun-tahun mendatang.

“Kami ingin menciptakan lingkungan yang guyub dan terbuka, di dalam dan luar kawasan Royal Residence. Tidak ada sekat antara warga perumahan dan masyarakat sekitar,” kata Lodewyk.

Kampus Internasional Petra dan RS Petra Akan Hadir di Royal Residence

Kolaborasi antara UK Petra dan Royal Residence tidak hanya di kegiatan sosial saja. Prof. Dr. Rolly Intan, Direktur Eksekutif YPTK Petra, menyampaikan bahwa pihaknya tengah bersiap membangun dua fasilitas besar di kawasan Royal Residence: Rumah Sakit Petra dan Kampus Internasional UK Petra.

Dengan lahan seluas 10,4 hektar, proyek ini dibagi dua:

  • 2 hektar untuk pembangunan RS Petra
  • 8,4 hektar untuk kampus internasional yang akan menampung mahasiswa dari berbagai negara

Rumah Sakit Petra direncanakan akan memiliki 17 lantai dengan luas bangunan mencapai 30.000 m². Proyek ini bertujuan menjadi rumah sakit pendidikan (teaching hospital) sekaligus pusat layanan kesehatan dengan biaya terjangkau.

Ia juga berharap kegiatan seperti bhakti sosial ini bisa menjadi agenda tahunan bersama, mempererat hubungan antara dunia pendidikan, pengembang properti, dan masyarakat

“Kami ingin RS Petra bisa hadir sebagai solusi layanan kesehatan yang efisien, terjangkau, dan bisa melayani masyarakat sekitar secara maksimal,” tutur Prof. Rolly. JI5

Related posts