RS Kemenkes Surabaya Resmikan Layanan PET Scan & Radioterapi, Sukses Lakukan Operasi Jantung Minimal Invasif

Surabaya, JatimReview.Com – Rumah Sakit Kementerian Kesehatan Surabaya (RS Kemenkes Surabaya) resmi meluncurkan layanan PET Scan dan Radioterapi terbaru, sekaligus mengumumkan keberhasilan tindakan perdana bedah jantung Minimal Invasive Coronary Artery Bypass Graft (MICS-CABG) dan perbaikan katup mitral (MV-repair).

Peresmian yang berlangsung Senin (17/11) itu dihadiri langsung oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.

Menkes menegaskan, hadirnya PET Scan di RS Kemenkes Surabaya menjadi capaian penting bagi percepatan layanan diagnostik di Jawa Timur dan Indonesia Timur.

“Ini adalah layanan PET Scan pertama dan satu-satunya di wilayah Jawa Timur dan Indonesia Timur. Pasien kini tidak perlu lagi pergi ke Jakarta atau luar negeri untuk mendapatkan pemeriksaan ini,” ujar Budi Gunadi Sadikin, Senin (17/11).

PET Scan berperan krusial dalam deteksi dini penyakit jantung, gangguan saraf, hingga kanker dengan akurasi tinggi. Teknologi ini membantu proses staging, restaging, dan pemantauan respons terapi, sehingga perawatan dapat dilakukan lebih tepat dan terpersonalisasi.

Menkes menambahkan, pemerintah berencana memperluas layanan serupa ke wilayah Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara. Saat ini layanan PET Scan dan radiologi lanjutan belum dapat diakses melalui BPJS, namun regulasinya tengah disiapkan. Sejak beroperasi pada 16 September 2025, tercatat sudah 66 pasien memanfaatkan layanan tersebut.

“Angka ini menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat. Jika nanti bisa menggunakan BPJS, tentu jumlahnya akan lebih besar,” tambahnya.

Fasilitas Radioterapi Lengkap untuk Penanganan Kanker

Direktur Utama RS Kemenkes Surabaya, dr. Martha M.L. Siahaan, menyebut kehadiran RS Kemenkes di Surabaya menjadi solusi untuk mengurai antrean layanan kanker, jantung, stroke, dan penyakit kronis lain di Jawa Timur.

Selain PET Scan, rumah sakit ini juga dilengkapi fasilitas Radioterapi mulai dari terapi radiasi konvensional hingga teknik presisi tinggi berbasis CT Simulator 4D dan Active Breathing Coordinator (ABC).
Tidak hanya itu, layanan brachytherapy yang telah mendapat izin BAPETEN semakin memperkuat kemampuan rumah sakit dalam memberikan terapi kanker yang aman dan sesuai standar nasional.

Operasi Jantung Minimal Invasif Perdana Berjalan Sukses

Momentum peresmian fasilitas baru ini turut dimeriahkan dengan keberhasilan tim dokter RS Kemenkes Surabaya melakukan operasi jantung minimal invasif pertama mereka. Pasien penyakit jantung koroner berhasil menjalani prosedur MICS off-pump CABG tanpa membelah tulang dada, hanya melalui sela iga. Pendekatan ini membuat proses pemulihan lebih cepat dan nyeri pasca operasi lebih minimal.

Untuk pasien kedua, tim dokter melakukan operasi mitral valve repair melalui sternotomy. Perbaikan dilakukan dengan mempertahankan jaringan asli pasien sehingga penggunaan obat pengencer darah hanya diperlukan selama tiga bulan, jauh lebih singkat dibandingkan pemasangan katup mekanik.

Dukung Medical Tourism Indonesia

Dengan tambahan layanan berteknologi tinggi tersebut, RS Kemenkes Surabaya dinilai siap menjadi pusat rujukan utama di wilayah timur Indonesia sekaligus mendukung pengembangan medical tourism nasional.

“Peresmian PET Scan pertama di Jawa Timur dan keberhasilan operasi jantung minimal invasif ini bukan hanya peningkatan kualitas layanan kesehatan, tetapi juga kontribusi nyata bagi perkembangan medical tourism Indonesia,” tutup dr. Martha. JR5

Related posts