Surabaya, JatimReview.Com – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur memperkuat sektor hulu industri halal dengan mencetak puluhan juru sembelih halal (Juleha) profesional melalui pelatihan dan uji kompetensi di Surabaya.
Sekretaris Pengurus Wilayah ISNU Jawa Timur, Muhammad Dawud, mengatakan program tersebut bertujuan menjawab kebutuhan tenaga penyembelih bersertifikat yang masih terbatas secara nasional, meski permintaan terus meningkat.
Sebanyak 35 peserta dari jajaran pengurus wilayah dan cabang ISNU se-Jawa Timur mengikuti pelatihan intensif selama dua hari. Kegiatan mencakup pembekalan teori penyembelihan sesuai syariat Islam dan standar teknis, serta praktik langsung di Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian.
“Para peserta telah dinyatakan kompeten oleh asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi,” ujar Dawud dalam keterangan resminya.

Ia menjelaskan, keberadaan juru sembelih halal memiliki peran krusial dalam menjamin kehalalan produk pangan hewani. Pasalnya, proses penyembelihan menjadi salah satu titik kritis dalam rantai produksi halal.
Menurutnya, sertifikasi halal tidak hanya bergantung pada pengolahan produk, tetapi juga pada tata cara penyembelihan yang sesuai dengan ketentuan syariat dan standar operasional yang berlaku.
“Karena itu, kami menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang jaminan produk halal,” katanya.
Sementara itu, Ma’ruf Khozin, menilai langkah ISNU Jawa Timur tersebut sebagai upaya strategis untuk memperluas peran organisasi dalam industri halal, khususnya di sektor hulu.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan warga Nahdlatul Ulama dalam rantai nilai industri halal agar masyarakat semakin yakin terhadap kehalalan produk yang beredar di pasaran.
“Dengan keterlibatan ini, masyarakat tidak lagi ragu terhadap daging dan ayam yang dijual, karena prosesnya terjamin halal,” ujarnya.
Sebelumnya, ISNU Jawa Timur juga aktif mendampingi pelaku usaha mikro dan kecil dalam memperoleh sertifikasi halal melalui Lembaga Solusi Halal (LSH) ISNU. Hingga kini, sekitar 200 ribu sertifikat halal telah difasilitasi melalui program tersebut.
Melalui pelatihan ini, ISNU Jawa Timur memperkuat peran pada mata rantai awal industri halal dengan menghadirkan tenaga juru sembelih halal yang tersertifikasi dan profesional. jr5/tar
