Surabaya, JatimReview.Com – Pemerintah Kota Surabaya meluncurkan Program Cerita Ayah Eri dan Bunda Rini Itu Asyik (Ceria) Tahun 2026 sebagai langkah membangun karakter anak sekaligus memperkuat literasi dalam keluarga.
Bunda Literasi Kota Surabaya, Rini Indriyani, mengatakan program yang digagas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) ini menitikberatkan pada peran orang tua, khususnya keluarga muda, dalam membangun komunikasi efektif dan kedekatan emosional dengan anak.
“Literasi itu dimulai dari rumah dan bisa dilakukan siapa saja, salah satunya melalui kegiatan mendongeng,” ujar Rini.

Menurut Rini, mendongeng bukan sekadar aktivitas hiburan, melainkan sarana penting untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak sekaligus merangsang daya imajinasi.
Ia menambahkan, keterlibatan kedua orang tua, baik ayah maupun ibu, dalam aktivitas ini akan memberikan manfaat lebih luas bagi tumbuh kembang anak.
“Selain memperkaya kosakata, anak juga akan memiliki imajinasi yang lebih berkembang dan hubungan emosional yang lebih kuat dengan orang tua,” katanya.
Rini menilai kegiatan sederhana seperti bercerita memiliki nilai besar karena menghadirkan interaksi langsung, komunikasi hangat, hingga sentuhan yang mempererat ikatan keluarga.
“Dalam proses mendongeng itu ada interaksi dan kedekatan yang menjadi fondasi penting dalam hubungan orang tua dan anak,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi peserta dalam Bimtek Ceria 2026. Antusiasme tersebut menunjukkan kesadaran orang tua muda di Surabaya dalam membangun hubungan yang lebih erat dengan anak melalui pendekatan sederhana namun bermakna.
“Ini menunjukkan para ibu, khususnya ibu muda, masih memiliki semangat untuk membangun bonding dengan anaknya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dispursip Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menjelaskan bahwa Program Ceria merupakan bagian dari penguatan literasi masyarakat yang difokuskan pada keluarga pemula.
Melalui program ini, pihaknya berharap orang tua dapat lebih aktif memberikan wawasan dan pendidikan awal kepada anak melalui kegiatan bercerita.
“Harapannya keluarga muda bisa membiasakan diri bercerita dan memberikan pengetahuan kepada anak-anaknya sejak dini,” kata Yusuf. jr7
