Peringati Hari PMI ke-81, Pemkot Surabaya dan PMI Berikan Pada 425 Pendonor

Surabaya, JatimReview.Com – Pemerintah Kota Surabaya bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya memberikan penghargaan kepada 425 Donor Darah Sukarela (DDS) yang telah menyumbangkan darah sebanyak 50 kali dalam rangka memperingati Hari PMI ke-81.

Sekretaris Daerah Kota Surabaya yang juga Ketua PMI Kota Surabaya Lilik Arijanto di Surabaya, Kamis, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien.

Menurut dia, menjadi pendonor hingga 50 kali membutuhkan komitmen dan kepedulian yang terus dijaga dalam waktu panjang.

“Lima puluh kali donor bukanlah sesuatu yang sederhana. Di balik setiap kali donor, ada waktu yang diluangkan, ada kepedulian yang dijaga, dan ada komitmen untuk membantu sesama,” ujarnya.

Ia mengatakan donor darah merupakan salah satu bentuk aksi kemanusiaan yang dapat dilakukan masyarakat secara langsung. Setiap kantong darah yang disumbangkan dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi.

Lilik menilai kepedulian tersebut tidak harus didasari hubungan antara pendonor dengan penerima darah. Menurut dia, semangat kemanusiaan justru tumbuh ketika seseorang bersedia membantu orang lain yang tidak dikenalnya.

“Kita menolong bukan karena mengenal siapa yang ditolong. Kita menolong karena kita tahu, suatu saat siapa pun dari kita bisa berada di posisi yang membutuhkan pertolongan,” katanya.

Ia mengatakan nilai tersebut sejalan dengan tema Hari PMI ke-81, yakni “Peduli, Bergerak, Bersama”. Tema tersebut menggambarkan pentingnya kepedulian yang diwujudkan melalui tindakan serta keterlibatan bersama dalam menjalankan misi kemanusiaan.

Lilik berharap kegiatan donor darah dapat terus berkembang menjadi kebiasaan di tengah masyarakat dan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial dalam momentum tertentu.

“Surabaya bukan hanya kota yang maju secara pembangunan, tetapi juga harus menjadi kota yang kuat rasa kemanusiaannya,” katanya.

Ia menambahkan, kepedulian sosial perlu terus diperkuat agar masyarakat tidak hanya berorientasi pada kepentingan pribadi, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap warga lain yang membutuhkan bantuan.

Sementara itu, Wakil Ketua PMI Kota Surabaya Taufik Rohman Hidayat mengatakan partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah di Surabaya tergolong tinggi.

PMI Kota Surabaya rata-rata melayani sekitar 12.000 pendonor setiap bulan. Jumlah tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan darah dari rumah sakit di wilayah Surabaya.

“Target kita setiap bulan sekitar 12 ribu pendonor. Angka tersebut sudah disesuaikan dengan kebutuhan darah di Surabaya,” katanya.

Menurut Taufik, potensi pendonor sebenarnya masih lebih besar dari angka tersebut. Namun, PMI mengatur jumlah dan ritme donor agar pasokan darah yang tersedia tetap seimbang dengan kebutuhan rumah sakit. jr3/hud

Related posts