Surabaya, JatimReview.Com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya menjadikan RSUD Dr. Soetomo (RSDS) sebagai rumah sakit berstandar dunia melalui penguatan layanan kesehatan, kualitas tenaga medis, serta pengembangan sumber daya manusia.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan RSDS memiliki modal kuat untuk mewujudkan konsep world class Academic Medical Center, yakni rumah sakit yang mengintegrasikan layanan kesehatan, pendidikan, dan riset secara terpadu.
“Model ini akan meningkatkan mutu pelayanan sekaligus memperkuat kapasitas SDM kesehatan,” ujar Khofifah dalam keterangan resminya, Senin (12/1).

Pemprov Jatim juga mendorong pelaksanaan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit (hospital based) sebagai upaya pemerataan tenaga medis, khususnya dokter spesialis, agar layanan kesehatan berkualitas dapat menjangkau wilayah tertinggal, terluar, dan terpencil (3T).
Menurut Khofifah, sistem hospital based diharapkan dapat berjalan seiring dengan sistem pendidikan berbasis universitas (university based) di RSDS. “Keduanya bisa saling melengkapi demi mencetak dokter spesialis yang kompeten dan merata,” katanya.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menyambut baik inisiatif tersebut dan meminta Pemprov Jatim menyiapkan masukan teknis agar kedua sistem pendidikan dapat berjalan beriringan.
“Kami akan melakukan telaah untuk memastikan hospital based dan university based bisa berjalan bersama, sehingga RSUD Dr. Soetomo memiliki mitra perguruan tinggi yang tepat,” ujarnya.
Dukungan juga disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang menilai pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit sebagai langkah strategis untuk pemerataan dokter spesialis secara nasional.
“Kami siap mendukung implementasi hospital based di RSUD Dr. Soetomo,” tegasnya. JR1
