Surabaya, JatimReview.Com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak ratusan Bunda Ojek Online dan jamaah pengajian Islamic Center Surabaya menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan penuh kesiapan lahir dan batin dalam kegiatan Marhaban Ya Ramadhan di Surabaya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 850 Bunda Ojek Online dan 455 jamaah pengajian turut hadir untuk mendapatkan motivasi serta bantuan sosial menjelang Ramadhan.
“Selamat menyambut bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan penuh keberkahan,” ujar Khofifah dalam keterangan resminya, Rabu (18/2).

Menurutnya, menyambut Ramadhan tidak cukup hanya dengan kesiapan ibadah, tetapi juga kesiapan fisik dan mental, terutama bagi para bunda ojek daring yang setiap hari bekerja di jalan untuk menafkahi keluarga.
Ia memahami beratnya aktivitas para pengemudi ojek online perempuan yang harus mengantar penumpang dari pagi hingga sore hari. Karena itu, ia berharap mereka tetap diberi kesehatan dan keteguhan dalam menjalankan ibadah puasa.
Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta para jamaah yang hadir. Ia turut mendoakan masyarakat Jawa Timur agar mampu menyekolahkan anak-anak mereka hingga jenjang pendidikan tertinggi.
“Mudah-mudahan putra-putri panjenengan bisa mengenyam pendidikan setinggi-tingginya, sampai doktor dan profesor, sehingga ilmunya membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya.
Sementara itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur menyalurkan berbagai bantuan kepada para mustahik. Di antaranya Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) sebesar Rp2 juta per semester kepada mahasiswa Universitas Merdeka Surabaya, serta beasiswa Rp1 juta kepada siswi SMK Kawung 2 Surabaya.
Baznas Jatim juga memberikan bantuan pemberdayaan ekonomi melalui program ZChiken, ZAuto, dan ZCoffee. Selain itu, bantuan alat kerja berupa rombong diberikan kepada pedagang nasi pecel, bantuan modal usaha Rp1,5 juta kepada pelaku UMKM, serta bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebesar Rp20 juta kepada warga di Sidoarjo.
Tak hanya itu, sebanyak 850 Bunda Ojek Online dan 455 jamaah pengajian Islamic Center Surabaya menerima paket sembako berisi lima kilogram beras, satu liter minyak goreng, satu kilogram gula, lima bungkus mi instan, serta teh kotak.
Pimpinan Baznas RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum Nur Chamdani mengaku terharu atas antusiasme lebih dari seribu peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia mengingatkan bahwa di era digital saat ini, masyarakat tidak bisa terlepas dari dunia online, namun perlu mewaspadai potensi fitnah. Menurutnya, puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan dan hati.
Nur Chamdani juga mengutip pesan Sayyidina Ali bin Abi Thalib tentang pentingnya puasa hati, puasa lisan, dan puasa perut, serta menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam pembinaan Baznas di berbagai daerah. JR5
