Kunjungan Mall Masih Tinggi, Penjualan Retail Tetap Bertumbuh Saat Laju Ekonomi Melambat

Surabaya, JatimReview.Com – Meskipun ekonomi dibayangi pelambatan, namun pengelolah mall di Surabaya tetap  optimis sektor retail masih bertumbuh. Hal ini terlihat dari ramainya kunjungan ke mall baik pada saat weekday maupun weekend.

Sutandi Purnomosidi, Direktur Pakuwon Group, mengatakan, hingga Juni 2026, pihaknya masih melihat sektor masih bergerak. Hal ini karena didorong oleh mementum liburan sekolah. Sehingga kunjungan ke mall juga masih tinggi.

“Kami melihat sektor retail masih diuntungkan karena adanya liburan sekolah. Pada saat weekend, Sabtu dan Minggu, sangat ramai. Jumlah mobil yang masuk parkir bisa 8 ribu lebih per hari. Mall lain di Surabaya juga punya pengunjung setia,” kata Sutandi, Kamis (25/6).

Dia mengingatkan, saat masuk bulan Juli hingga Oktober akan masuk momen yang perlu diwaspadai. Pasalnya, pada rentang waktu selama 3-4 bulan itu, tidak ada moment special yang bisa mendorong orang untuk berkunjung ke mall.

Kalaupun nanti ada moment liburan Agustusan, namun hal itu tetap tidak akan mampu mendongkrak. Artinya, selama masa 3-4 bulan itu, akan terjadi penurunan kunjungan ke mall. Dampaknya tentu transaksi retail di mall juga akan menurun.

“Ini memang jadi tantangan. Ketika kita masuk pertengahn Juli wis wayahe ngirit. Dan ini akan Panjang sampai September atau Oktober. Retailer pasti akan kencangkan ikat pinggang. Itu pasti. Pasti ada pelemahan. Karena tidak ada momentum,” tambahnya.

Itu sudah jadi siklus tahunan. Setelah masa pelambatan itu, saat masuk bulan November – Desember dan Januari akan ramai lagi. Karena ada momentum liburan akhir tahun dan liburan Natal. Biasanya akan banyak program menarik yang ditawarkan para retailer untuk mendongkrak penjualanya. “Tapi secara umum kondisi mall masih bagus. Masih ada pertumbuhan meskipun hanya single digit sekitar 7-8 persen,” pungkas Sutandi. jr7

Related posts