Surabaya, JatimReview.Com – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat transformasi digitalnya sebagai langkah mendukung percepatan elektronifikasi transaksi Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).
Menurut Winardi, Direktur Utama Bank Jatim, percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah merupakan langkah strategis untuk mendorong tata kelola keuangan yang lebih efektif, transparan, dan terintegrasi.
Selain itu, digitalisasi dinilai mampu memperluas penggunaan layanan pembayaran non-tunai di masyarakat sekaligus menunjang inklusi keuangan.
“Bank Jatim akan terus mengambil langkah konkret untuk mempercepat implementasi elektronifikasi transaksi. Ini penting untuk pengelolaan keuangan daerah yang lebih modern dan terintegrasi,” ujar Winardi, Rabu (3/12).

Salah satu dukungan konkret Bank Jatim terhadap Pemprov Jatim adalah penerapan Cash Management System (CMS) bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Melalui CMS, SKPD dapat memonitor penerimaan dan pengeluaran anggaran secara real time, akurat, dan mudah diakses.
Di sisi lain, Bank Jatim juga terus menyempurnakan aplikasi JConnect Mobile. Aplikasi ini kini telah menyediakan fitur transfer, pembayaran berbagai tagihan, pembayaran retribusi dan pajak daerah, hingga transaksi melalui QRIS.
“Kami terus memperluas jangkauan layanan digital serta berinvestasi pada teknologi terbaru agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih cepat, aman, dan nyaman,” jelas Winardi.
Lebih lanjut, Winardi menegaskan bahwa perkembangan teknologi yang sangat cepat menuntut Bank Jatim untuk terus beradaptasi. Hal ini dilakukan agar layanan perbankan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai level, mulai dari desa hingga pemerintah kabupaten/kota.
“Bank Jatim sepenuhnya memahami pentingnya adaptasi teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pemerintah daerah dan masyarakat luas,” katanya. JR3
