SIER Tunjukkan Respons Cepat Tangani Kebakaran di Kawasan Industri PIER Pasuruan

Surabaya, JatimReview.Com – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menunjukkan kesigapan dan koordinasi yang solid dalam menangani insiden kebakaran yang terjadi di kawasan industri Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), Senin (22/9/2025). Kebakaran melanda salah satu bangunan milik pabrik rokok KT&G yang masih dalam tahap konstruksi.

Corporate Secretary PT SIER, Jefri Ikhwan Maarif, menyampaikan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya respon cepat dan tanggap terhadap situasi darurat di kawasan industri.

“Dengan kolaborasi yang baik dari seluruh pihak terkait, dampak kebakaran berhasil diminimalisasi. Ini menjadi contoh nyata pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi bencana,” ujar Jefri dalam keterangan resminya, Senin.

Jefri menegaskan, sebagai pengelola kawasan industri, SIER berkomitmen mendukung investor dalam hal keselamatan kerja, baik untuk pabrik yang tengah dibangun maupun yang telah beroperasi. Pengawasan proyek juga diperketat demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keberlangsungan usaha di kawasan industri PIER.

Insiden kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, bermula dari salah satu sudut bangunan yang sedang dikerjakan. Diduga, percikan api dari aktivitas pemotongan besi menggunakan gerinda menyambar material yang mudah terbakar hingga menimbulkan kobaran api.

Begitu api terdeteksi, tim pemadam langsung bergerak cepat. SIER mengerahkan satu unit mobil pemadam dan satu unit tangki air. Sementara itu, dua unit tambahan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasuruan turut memperkuat upaya pemadaman.

Berkat penanganan yang sigap dan terkoordinasi, api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke area lain. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan proses pembangunan pabrik dipastikan tetap dapat dilanjutkan setelah situasi aman terkendali.

“Insiden ini tidak mengganggu kelangsungan proyek secara keseluruhan. Kami akan terus memastikan bahwa standar keselamatan dan pengawasan diterapkan secara optimal,” tambah Jefri.

Kejadian ini sekaligus menegaskan pentingnya kesiapan kawasan industri dalam menghadapi potensi risiko bencana, sekaligus memperkuat kepercayaan investor terhadap pengelolaan kawasan oleh SIER. JR1

Related posts