Surabaya, JatimReview.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menguji coba operasional Jalan Radial Road Lontar sebagai bagian dari upaya mengurai kemacetan di kawasan Surabaya Barat. Pada tahap awal, jalan baru tersebut diberlakukan satu arah dari timur menuju barat.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan pembukaan akses Jalan Radial Road Lontar diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas yang selama ini terjadi di Jalan Raya Lontar.
“Radial Road ini akan kita fungsikan untuk masyarakat melintas. Namun untuk sementara hanya diberlakukan satu arah dari timur ke barat,” kata Eri saat meninjau lokasi bersama Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Hidayat Syah.

Selain membuka akses jalan baru, Pemkot Surabaya juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Lontar dengan sistem satu arah. Kebijakan tersebut masih dalam tahap sosialisasi kepada masyarakat agar proses transisi berjalan lancar.
Menurut Eri, selama ini kemacetan terjadi karena Jalan Raya Lontar memiliki lebar jalan yang terbatas namun melayani arus kendaraan dua arah. Dengan dibukanya Jalan Radial Road, arus kendaraan akan dibagi sehingga kepadatan lalu lintas dapat berkurang secara signifikan.
Ia optimistis setelah seluruh skema rekayasa lalu lintas diterapkan, antrean kendaraan di kawasan Lontar akan jauh berkurang. Kendaraan dari arah Pakuwon Trade Centre menuju kawasan Citraland nantinya memiliki jalur alternatif melalui Jalan Radial Road sehingga tidak lagi menumpuk di Jalan Raya Lontar.
“Kalau semuanya sudah berjalan, insya Allah kemacetan di kawasan Lontar bisa terurai karena arus kendaraan sudah terbagi,” ujarnya.
Tak hanya berdampak pada kelancaran lalu lintas, Eri juga menilai keberadaan Jalan Radial Road akan meningkatkan nilai ekonomi kawasan tersebut. Menurutnya, kawasan di sepanjang jalan baru berpotensi berkembang menjadi pusat jasa dan perdagangan sehingga turut meningkatkan nilai properti dan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Sementara itu, Kepala DSDABM Kota Surabaya, Hidayat Syah, menjelaskan uji coba dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas rekayasa lalu lintas sebelum diberlakukan secara permanen.
Pada masa uji coba, kendaraan dari arah timur menuju barat diarahkan melalui Jalan Radial Road, sedangkan kendaraan dari arah barat menuju timur tetap menggunakan Jalan Raya Lontar.
Hidayat mengatakan evaluasi akan dilakukan selama sekitar dua pekan. Jika hasilnya dinilai efektif dan tidak menimbulkan persoalan baru, maka sistem tersebut akan diterapkan secara permanen.
“Selama ini Jalan Lontar melayani dua arah. Sekarang kita uji coba menjadi satu arah untuk melihat efektivitasnya dalam mengurangi kemacetan. Setelah dievaluasi, baru akan ditetapkan secara resmi,” katanya. jr7
