Gresik, JatimReview.Com – CitraLand Gresik Kota kembali merilis hunian tipe besar, Beryl yang membidik segmen premium yang terus berkembang. Rumah dua lantai berkonsep split level dengan harga mulai Rp5,5 miliar.
General Manager CitraLand Gresik Kota Gideon Carakaardi, mengatakan, tipe Beryl dikembangkan terbatas 21 unit. Tahap awal dikembangkan sembilan unit dan saat ini sudah terjual sebanyak empat unit.
“Respons cukup bagus. Dari sembilan unit yang kami pasarkan, saat ini sudah terjual empat unit. Hal ini menunjukkan adanya ceruk pasar premium yang potensial di Gresik,” kata Gideon saat launching tipe Beryl, Minggu (23/8).
Dijelaskan, tipe Beryl dibangun di atas lahan seluas 12 x 21 meter. Hunian dua lantai ini memiliki empat kamar tidur utama ditambah satu kamar tambahan serta empat kamar mandi utama dan satu kamar mandi tambahan.
Konsep hunian dibuat untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi keluarga. Fasilitas yang ditawarkan meliputi balkon dengan pemandangan danau, taman belakang, service area, serta area parkir yang mampu menampung sejumlah kendaraan.
“Beryl memiliki garasi untuk dua mobil, carport dua mobil, serta driveway dengan kapasitas hingga enam kendaraan. Ini nyaman buat yang suka koleksi mobil,” ujarnya.

Gideon mengatakan, luas dan fasilitas tersebut menjadi jawaban atas kebiasaan sebagian masyarakat Gresik yang sebelumnya membeli beberapa kavling untuk mendapatkan rumah dengan ruang yang lebih besar.
Selain ukuran, posisi Beryl di main road menjadi keunggulan tersendiri. Hunian tersebut memiliki akses yang langsung karena tidak di dalam cluster. Selain itu juga memiliki view danau yang memperindah lingkungan.
“Kalau selama ini orang Gresik yang kaya membeli empat atau lima kavling menjadi satu, di sini cukup membeli satu rumah, semua kebutuhannya sudah terpenuhi,” katanya.
CitraLand Gresik Kota saat ini telah membangun dan menjual sekitar 150 unit rumah dengan kisaran harga Rp1 miliar hingga Rp4 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar 15 unit telah diserahterimakan kepada konsumen sepanjang 2026.
Pada semester I-2026, pengembang juga mencatat penjualan sekitar 19 unit rumah ready stock dengan harga sekitar Rp2,2 miliar yang memanfaatkan program PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP). Penjualan tersebut mencapai sekitar 40 persen dari total penjualan semester pertama.
“Penjualan di semester I/2026 masih on the track. Hal ini terbantu dari rumah tipe besar di saat tipe menengah masih melambat,” ujarnya.
Tren Segmen Middle Up Semakin Bagus
Direktur Ciputra Group Agung Krisprimandoyo mengatakan, perkembangan pasar properti menunjukkan adanya perubahan preferensi konsumen. Permintaan rumah di segmen menengah cenderung lebih tertahan, sedangkan pasar menengah atas relatif lebih bergerak.
Perubahan tersebut salah satunya terlihat dari ukuran hunian yang dicari. Konsumen kini mulai mengarah pada rumah dengan lebar bangunan 10-12 meter, dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran 9-10 meter.
“Kalau melihat secara makro, situasinya memang agak tertahan di kelas-kelas menengah. Namun kelas middle-up cukup lancar. Ceruk inilah yang kami optimalkan di beberapa proyek termasuk di Gresik,” kata Agung.
Menurut dia, pasar Gresik memiliki karakter yang berbeda karena faktor lokal sangat menentukan. Sebagian besar pembeli merupakan masyarakat Gresik sendiri, sehingga potensi pasar tidak sepenuhnya bergantung pada konsumen dari kawasan penyangga.
“Market properti itu sangat lokal. Kebanyakan pembelinya sendiri bukan Gresik greater area, tetapi Gresik sendiri. Potensinya masih besar,” ujarnya.
Agung juga melihat kebiasaan masyarakat setempat yang masih sering menggunakan rumah sebagai tempat berkumpul menjadi salah satu faktor yang mendukung permintaan hunian berukuran besar.
Kegiatan keluarga maupun aktivitas sosial seperti pengajian membutuhkan ruang yang lebih luas sehingga rumah premium dengan konsep multifungsi memiliki pasar tersendiri.
Beryl Tawarkan Promo Peluncuran
Marketing Manager CitraLand Gresik Kota Ahmad Saiqul Umam menambahkan, Beryl juga hadir untuk menjawab permintaan lanjutan setelah Tipe Sapphire yang menyasar segmen serupa berhasil terjual habis.
“Kami melihat masih ada permintaan terhadap hunian dengan luasan, desain, dan karakter yang serupa dengan Sapphire, sehingga Beryl kami hadirkan,” ujarnya.
Pada masa peluncuran, konsumen Beryl mendapatkan sejumlah penawaran, antara lain subsidi bunga KPR 2 persen pada tahun pertama dan gratis biaya KPR sesuai syarat dan ketentuan.
Pengembang juga memberikan pilihan hadiah berupa emas 10 gram atau voucher liburan bersama keluarga bagi konsumen yang membeli Beryl sesuai program yang berlaku. JR1/lip
