Optimis Capai Pertumbuhan 10 Persen, WAPO Segera Launching Varian Air Alam dan Sunkist Terbaru

Surabaya, JatimReview.Com – PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) segera melauching dua produk minuman terbaru, Air Minum Alam Eco dan minuman bervitamin, Sunkist Water C Honey Lemon. Hal ini dilakukan untuk mengejar pertumbuhan kinerja Perseroan 10 persen di 2025.

Iwan Setiawan, Direktur PT Wahana Pronatural Tbk menjelaskan, tahun ini ada dua varian ADMK Air Alam dan minuman bervitamin, Sunkist Water C yang akan dirilis. Selain karena demand yang terus bertumbuh juga untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

“Air Minum Alam memiliki prospek sangat bagus karena semua orang perlu minum. Sedangkan Sunkist varian terbaru karena ternyata konsumen suka minuman yang rasanya manis,” ujar Iwan saat public expose di kantornya, Kamis (26/6).

Air Alam Eco rencanya akan dilauching pada Juli 2025. Varian terbaru ini berbeda dengan sebelumnya karena memiliki Ph tinggi sehingga harganya juga berbeda. Kemasanya nanti akan dibikin 500 ml danmasuk di segmen menengah. Saat ini AMDK Air Alam Lite memiliki ukuran 330 ml, 600 ml dan 1.500 ml.

Sedangkan minuman bervitamin, Sunkist varian terbaru, Honey Lemon rencanya akan dilaunching pada Agustus 2025. Varian terbaru ini untuk melenkapi dua varian yang sudah ada yakni Sunkist Water C rasa Orange dan Lemon.

“Untuk distribusi kami akan masuk ke jaringan modern market besar seperti Superindo, Alfa Midi, Lawson dan lainnya. Kami juga aktif masuk menjadi sponsor dalam berbagai kegiatan olahraga. Sedangkan untuk branding kami banyak menggunakan media sosial dan online seperti Tiktok, Instagram dan lainya. Hal ini untuk menyesuaikan target market kita, kalangan muda yang sekarang jarang lihat TV, tapi sangat aktif di HP,” tambahnya.

Terkait kinerja WAPO, Artha Lovie Aprillailie, Direktur Utama WAPO menambahkan, tahun ini pihaknya menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 10 persen. Selain dari penjualan biji kopi robusta ke Induk Perusahaan, Kapal Api Global, pihaknya juga gencar memasarkan produk air minum mineral, Air Alam dan minuman bervitamin, Sunkist Water C serta rumput laut.

Tahun 2024, Perseroan membukukan penjualan sebesar Rp 2,12 triliun. Jumlah tersebut mengalami pertumbuhan 400 persen lebih dari tahun 2023 periode yang sama (yoy) Rp 420,9 miliar. Sedangkan laba komprehensif naik dari Rp 236 miliar menjadi Rp 784 miliar.

Penjualan biji kopi robusta berkontribusi 97,6 persen dari total penjualan tahun 2024 dengan nilai Rp 2,07 triliun. Sedangkan AMDK Air Alam berkontribusi 1,1 persen senilai Rp 23,03 miliar. Sedangkan Sunkist Water C nilainya sebesar Rp 19,5 miliar atau 0,9 persen, rumput laut sebesar Rp 8,26 miliar atau 0,4 persen.

“Tahun lalu biji kopi berkontribusi paling besar karena ada PO dari Kapal Api Global yang cukup besar. Ada beberapa PO biji kopi yang sebelumnya diberikan Perusahaan lain, mulai tahun 2024 dialihkan ke Wapo,” ujar Artha.

Dijelaskan, tahun lalu volume biji kopi yang didistribusi ke Kapal Api Global sebesar 29.00 ton atau rata-rata PO per hari senilai Rp 45 miliar. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut pihaknya bekerjasama dengan supplier kopi dari Perusahaan di Lampung, Temanggung dan Jember.

Hingga Juni 2025 volume penjualan biji kopi mencapai  5.200 ton. Biasanya PO tinggi pada bulan April – Agustus. Setelah itu akan menurun. Permintaan rumput laut juga tumbuh signifikan dengan nilai dari Rp 7 miliar menjadi 26,7 miliar. Sementara penjualan AMDK Air Alam per Juni 2025, juga naik 34 persen dari Rp 19 miliar menjadi Rp 25,3 miliar.

“Kami yakin target pertumbuhan 10 persen tahun ini akan tercapai. Karena tren penjualan biji kopi, AMDK Air Alam, Sunkist dan rumput hingga Juni 2025 tumbuh signifkan,” tutup Artha. JR3

Related posts