Surabaya, JatimReview.Com – PT Jasamarga Pandaan Tol (JPT) mencatat lebih dari 140 ribu kendaraan melintasi ruas Tol Gempol–Pandaan pada periode H-10 hingga H-3 Idul Fitri 2026, atau sejak 11 sampai 18 Maret 2026.
General Manager Operasi JPT, Muhammad Reza Pahlevi Guntur, mengatakan bahwa hingga mendekati H-3 Lebaran, volume lalu lintas masih relatif stabil dan belum menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan kondisi normal harian.
“Meski belum ada peningkatan tren yang berarti dibanding hari biasa, jika dibandingkan dengan periode Lebaran tahun lalu, terdapat kenaikan sebesar 2,02 persen,” ujarnya, Kamis.

Untuk mengantisipasi potensi kepadatan saat puncak arus mudik, JPT telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk pemetaan titik-titik rawan kemacetan di sepanjang ruas tol. Selain itu, skenario rekayasa lalu lintas juga disiapkan guna menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan.
Reza menjelaskan, optimalisasi layanan juga dilakukan di gerbang tol melalui penambahan fasilitas transaksi. JPT menyiagakan 10 unit mobile reader untuk mempercepat proses pembayaran, mengoperasikan gardu reversible entrance, serta menempatkan petugas tambahan guna membantu pengguna saat melakukan tapping kartu elektronik.
Berdasarkan data lalu lintas, Gerbang Tol Pandaan mencatat 43.762 kendaraan masuk dan 43.312 kendaraan keluar selama periode tersebut. Sementara di Gerbang Tol Gempol, tercatat 28.707 kendaraan masuk dan 24.328 kendaraan keluar.
JPT mengimbau pengguna jalan tol untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan prima, serta menyiapkan saldo uang elektronik yang cukup sebelum memasuki tol. Pengguna juga diingatkan untuk tetap mematuhi rambu lalu lintas, terutama di area yang terdapat pekerjaan jalan.
Sebagai tambahan, informasi terkini terkait kondisi lalu lintas di ruas tol Jasa Marga dapat diakses melalui layanan call center 24 jam di nomor 133 maupun aplikasi Travoy yang tersedia di berbagai platform digital.JR1
