Kadin Surabaya Resmi Dilantik, Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi dan Pengembangan SDM

Surabaya, JatimReview.Com – Sebanyak 155 pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya masa bakti 2024–2029 resmi dilantik dengan membawa semangat memperkuat kolaborasi bersama pemerintah dan pelaku usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Ketua Kadin Surabaya HM Ali Affandi LNM mengatakan, pihaknya berkomitmen menjadikan Kadin sebagai organisasi yang aktif membangun sinergi untuk mendukung pembangunan ekonomi Kota Surabaya.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Kota Surabaya yang terus membuka ruang kolaborasi bagi dunia usaha,” kata Ali Affandi dalam keterangan resminya, Senin (18/5).

Ia menjelaskan, sebelum pelantikan resmi digelar, Kadin Surabaya telah menjalankan lebih dari 139 kegiatan selama satu setengah tahun terakhir. Menurutnya, hal itu menunjukkan peran aktif organisasi dalam mendukung berbagai sektor ekonomi dan pemberdayaan usaha.

Salah satu program yang terus diperkuat adalah misi dagang domestik maupun internasional bekerja sama dengan Kadin Jawa Timur, khususnya pada sektor perdagangan, jasa, dan logistik.

Ali menyebut misi dagang ke Malaysia beberapa waktu lalu menjadi peluang untuk memperkenalkan produk dan potensi usaha asal Surabaya ke pasar internasional.

“Kami melihat produk-produk Surabaya memiliki peluang dan daya saing untuk masuk pasar global,” ujarnya.

Selain fokus pada perdagangan, Kadin Surabaya juga mendorong pengembangan sport tourism melalui kerja sama dengan KONI Surabaya. Program tersebut diharapkan dapat menggerakkan sektor UMKM dan ekonomi masyarakat melalui berbagai kegiatan olahraga.

“Kami ingin event olahraga bukan hanya menghasilkan prestasi atlet, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto menegaskan pentingnya peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyelaraskan program pembangunan daerah dan nasional.

Menurut dia, Surabaya memiliki capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tinggi, didukung kualitas pendidikan, kesehatan, dan taraf hidup masyarakat yang terus berkembang.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan Tim Koordinasi Vokasi Daerah (TKDV) yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, hingga lembaga pelatihan kerja untuk menyiapkan tenaga kerja sesuai kebutuhan industri.

“Melalui sinergi ini diharapkan lahir SDM unggul, baik yang siap bekerja maupun menjadi wirausaha baru,” ujarnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya Samsul Hadi mengatakan, keberadaan Kadin sangat penting dalam mendukung Surabaya sebagai kota jasa dan perdagangan.

“Kami berharap Kadin dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat pergerakan ekonomi dan pembangunan kota,” katanya. jr5

Related posts