GE HealthCare dan IKATEMI Gelar Workshop Penguatan Kompetensi Biomedis di RS Kemenkes Surabaya

Surabaya, JatimReview.Com – GE HealthCare bersama Ikatan Elektromedis Indonesia (IKATEMI) kembali memperkuat kolaborasi strategis mereka melalui penyelenggaraan workshop eksklusif bagi praktisi tenaga biomedis di Rumah Sakit Kementerian Kesehatan (RS Kemenkes) Surabaya, Jumat (10/9). Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program Training of Trainers (ToT) teknologi PET dan SPECT CT yang dimulai sejak Desember 2024 lalu.

Workshop ini bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga biomedis dalam pemanfaatan dan perawatan teknologi pencitraan medis canggih, terutama dalam mendukung penanganan kanker — salah satu prioritas nasional di bidang kesehatan.

Plh Direktur Utama RS Kemenkes Surabaya, Dr. Martha Muliana Lumogom Siahaan, SH, MARS, M.Kes, menyambut baik kolaborasi ini dan menyatakan bahwa penguatan kompetensi teknis melalui pelatihan seperti ini merupakan langkah nyata dalam mendorong rumah sakit menjadi pusat pengembangan pendidikan dan inovasi layanan kesehatan.

“Kami berkomitmen menjadikan RS Vertikal sebagai center of excellence yang menggabungkan layanan klinis, edukasi, dan riset. Kolaborasi dengan GE HealthCare dan IKATEMI menunjukkan pentingnya kemitraan lintas sektor untuk mendorong transformasi layanan kesehatan yang berfokus pada pasien,” ujarnya, Jumat (10/10).

Dr. Martha menambahkan bahwa inisiatif seperti ini sangat mendukung peningkatan kualitas SDM di sektor kesehatan, dan sekaligus memperkuat kemandirian layanan kesehatan di daerah. Ia juga memperkenalkan konsep “staycation sehat” di RS Vertikal, yaitu kombinasi layanan medis seperti medical check-up dengan pengalaman wisata di Surabaya dan Jawa Timur.

“Kami bekerja sama dengan travel agent agar masyarakat bisa melakukan pemeriksaan kesehatan sambil berlibur. Tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta atau luar negeri. RS Vertikal siap memberikan layanan terbaik untuk Indonesia Timur,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP IKATEMI, Agus Komarudin, ST, MT, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga biomedis dalam menghadapi kemajuan teknologi kesehatan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan tenaga teknis kita mampu mengelola alat pencitraan medis secara mandiri dan optimal, demi akurasi diagnostik dan keseragaman layanan di seluruh Indonesia,” jelasnya.

CEO GE HealthCare Indonesia, Kriswanto Trimoeljo, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari misi GE HealthCare untuk menghadirkan solusi Precision Care yang berbasis teknologi.

“Kami percaya bahwa pelatihan teknis bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga tentang membangun ketahanan sistem kesehatan nasional. Inovasi harus bisa dimanfaatkan secara optimal oleh tenaga lokal untuk hasil yang berdampak nyata bagi pasien,” katanya.

Melalui workshop ini, GE HealthCare menegaskan peran aktifnya sebagai mitra terpercaya dalam mendukung penyedia layanan kesehatan di Indonesia, baik di sektor publik maupun swasta, sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pelatihan berkelanjutan. JR5

Related posts