Jakarta, JatimReview.Com – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyediaan akses pembiayaan yang lebih terjangkau serta pengembangan ekosistem bisnis yang terintegrasi.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, BCA menghadirkan program Kredit Multiguna Usaha (KMU) Hari UMKM 2026 yang menawarkan suku bunga mulai 5,81 persen efektif per tahun. Program yang berlaku mulai 1 Juli 2026 hingga Januari 2027 ini juga memberikan pilihan tenor lebih panjang sehingga angsuran menjadi lebih ringan bagi pelaku usaha.
Wakil Presiden Direktur BCA John Kosasih mengatakan, pembiayaan dengan bunga kompetitif diharapkan mampu memperluas akses modal bagi UMKM sehingga mereka dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jaringan usaha, melakukan investasi, sekaligus membuka lapangan kerja baru.
Menurutnya, dukungan pembiayaan yang berkelanjutan merupakan bagian dari kontribusi BCA dalam memperkuat sektor UMKM sebagai salah satu penggerak utama perekonomian nasional.

Selain KMU Hari UMKM 2026, BCA juga menyediakan Kredit Multiguna Usaha MerDeKa (Material, Developer, dan Kontraktor) yang menyasar pelaku usaha di sektor properti, konstruksi, dan bahan bangunan. Fasilitas ini diharapkan mampu memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan sektor riil, mempercepat pembangunan perumahan, serta meningkatkan penyerapan tenaga kerja.
Tak hanya menghadirkan solusi pembiayaan, BCA juga memperkuat pendampingan bagi pelaku UMKM melalui penyelenggaraan BCA UMKM Fest 2026. Kegiatan tersebut berlangsung secara hybrid, yakni secara daring pada 1 Agustus hingga 20 September 2026 dan secara luring pada 20–23 Agustus 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta.
Melalui ajang tersebut, para pelaku usaha memperoleh kesempatan memperluas akses pasar, mengikuti berbagai sesi edukasi bisnis, menjalin kemitraan, hingga mendapatkan akses terhadap berbagai solusi pembiayaan.
John menegaskan, BCA ingin menghadirkan dukungan yang menyeluruh agar pelaku usaha di berbagai sektor mampu tumbuh secara berkelanjutan dan meningkatkan daya saing, baik di pasar domestik maupun internasional.
Hingga semester I 2026, penyaluran kredit BCA kepada sektor usaha kecil dan menengah mencapai Rp134,6 triliun, meningkat sekitar 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Penguatan sektor UMKM tersebut dijalankan melalui tiga pilar utama, yakni pembiayaan, pembinaan, dan transaksi. Selain membuka akses kredit, BCA juga menghadirkan berbagai program pengembangan seperti BCA Bangga Lokal, BCA UMKM Fest, Sertifikasi Halal UMKM, serta UMKM Go Export.
Di sisi digital, BCA melengkapi ekosistem tersebut melalui layanan pembayaran berbasis QRIS BCA, aplikasi Merchant BCA, serta platform myBCA yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi transaksi dan mendukung transformasi digital pelaku UMKM.
Melalui integrasi pembiayaan, pendampingan, dan layanan digital tersebut, BCA berharap semakin banyak UMKM yang mampu naik kelas, memperluas pasar, dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. jr3
