Surabaya, JatimReview.Com – Pemerintah Kota Surabaya terus memperkuat transformasi digital melalui pengembangan sistem transportasi pintar atau Surabaya Intelligent Transport System (SITS) guna mendukung terwujudnya kota berbasis teknologi yang terintegrasi.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan penerapan teknologi digital menjadi langkah penting untuk menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
“Surabaya tidak hanya dikenal sebagai Kota Pahlawan, tetapi juga harus mampu berkembang menjadi smart city yang memberikan kemudahan pelayanan bagi warganya,” kata Eri.

Ia menjelaskan salah satu inovasi utama yang dikembangkan adalah penerapan SITS yang memungkinkan pemantauan lalu lintas secara langsung melalui lebih dari 1.000 kamera pengawas atau CCTV di sejumlah ruas jalan.
Menurut dia, sistem tersebut membantu pemerintah kota dalam mengendalikan arus lalu lintas sekaligus mempercepat penanganan kemacetan maupun insiden di jalan.
Selain penguatan sistem pemantauan lalu lintas, Pemkot Surabaya juga mengoptimalkan fungsi Terminal Intermoda Joyoboyo sebagai pusat transportasi terpadu yang menghubungkan kendaraan pribadi dengan berbagai moda transportasi umum.
Dari terminal tersebut, masyarakat dapat mengakses layanan transportasi publik hingga jalur bawah tanah menuju Kebun Binatang Surabaya.
Pemusatan area parkir di kawasan terminal juga dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi wisata.
“Kawasan TIJ tidak hanya menjadi pusat mobilitas, tetapi juga dilengkapi taman lalu lintas sebagai sarana edukasi interaktif bagi anak-anak,” ujarnya.
Eri menambahkan penerapan SITS turut mendukung integrasi layanan transportasi umum sehingga pengaturan mobilitas masyarakat menjadi lebih efektif dan terukur.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kota Surabaya, jumlah pengguna transportasi umum terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023 tercatat sebanyak 1,9 juta penumpang, meningkat menjadi 3,5 juta penumpang pada 2024, dan mencapai 7 juta penumpang sepanjang 2025.
Sementara hingga Maret 2026, jumlah pengguna transportasi umum di Surabaya telah mencapai sekitar 1,8 juta orang atau rata-rata 600 ribu penumpang setiap bulan.
Secara keseluruhan, jumlah pengguna transportasi umum di Surabaya selama periode 2018 hingga 2025 tercatat lebih dari 17,3 juta penumpang. jr5
