Pelindo Pastikan Dermaga Jamrud Selatan Kembali Normal Pascainsiden Kapal Pacific 88

Surabaya, JatimReview.Com – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memastikan aktivitas operasional di Dermaga Jamrud Selatan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, telah kembali normal sehari setelah terjadinya insiden kapal Pacific 88 saat proses bongkar muat.

Branch Manager Terminal Jamrud Nilam Mirah, Muh Junaedhy, mengatakan pemulihan operasional dilakukan setelah seluruh rangkaian penanganan pascainsiden, mulai dari evakuasi korban hingga pengamanan area dermaga, selesai dilaksanakan.

“Pelindo bersama Basarnas dan Ditpolairud telah menuntaskan proses evakuasi korban, dilanjutkan dengan evakuasi peti kemas serta pembersihan area dermaga dari barang-barang yang tercecer,” ujarnya dalam keterangan resminya, Rabu (4/2).

Ia menjelaskan, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan kondisi operasional sekaligus memastikan penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di kawasan pelabuhan tetap terjaga.

Selain pembersihan di area darat, Pelindo juga mengerahkan peralatan pencarian menggunakan teknologi pemindaian sonar untuk memastikan tidak ada peti kemas yang tertinggal di perairan sekitar dermaga.

“Upaya ini dilakukan agar tidak ada hambatan yang berpotensi mengganggu alur pelayaran seiring dengan kembali normalnya aktivitas kepelabuhanan,” katanya.

Junaedhy menegaskan, saat ini kegiatan bongkar muat dan layanan kepelabuhanan di Dermaga Jamrud Selatan telah berjalan lancar dan kondusif, dengan pengawasan intensif guna menjamin keamanan dan ketertiban operasional.

Pelindo juga menyampaikan duka cita mendalam atas insiden kapal Pacific 88 yang menyebabkan kapal miring dan sejumlah peti kemas jatuh ke laut, serta memastikan pemenuhan hak-hak korban sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Proses investigasi atas insiden tersebut masih dilakukan oleh pihak berwenang dan instansi terkait untuk mengetahui penyebab kejadian secara menyeluruh,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala KSOP Tanjung Perak Arizal Hendriawan menyatakan pihaknya turut mengawal seluruh tahapan penanganan insiden sesuai prosedur keselamatan pelayaran, mulai dari pengamanan lokasi kejadian hingga normalisasi alur pelayaran.

“KSOP bersama Pelindo dan unsur terkait memastikan penanganan pascainsiden dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan mengedepankan aspek keselamatan serta kelancaran operasional pelabuhan,” kata Arizal. JR3/Ant

Related posts