Surabaya, JatimReview.Com – Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) kembali menorehkan prestasi dengan menambah dua guru besar baru, yakni Prof. Dr. Dra. Sujinah, M.Pd. dan Prof. Dr. Pipit Festi Wilyanarti, S.KM., M.Kes.. Dengan penambahan ini, jumlah profesor di kampus tersebut kini mencapai 14 orang.
Rektor UM Surabaya, Dr. Mundakir, menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya jumlah guru besar yang dinilai akan memperkuat budaya akademik serta kualitas penelitian di lingkungan kampus.
“Alhamdulillah, sebelumnya kami memiliki 12 guru besar, dan dengan dua yang baru dikukuhkan hari ini, totalnya menjadi 14. Ini menjadi langkah penting dalam memperkuat atmosfer akademik sesuai program nasional Kemendiktisaintek,” ujarnya di Surabaya, Kamis.

Menurut Mundakir, pihaknya menargetkan sekitar 10 persen dari total dosen di UM Surabaya dapat meraih jabatan akademik tertinggi tersebut.
“Saat ini kami memiliki sekitar 400 dosen. Target kami, setidaknya 40 di antaranya bisa menjadi guru besar. Meski ambisius, kami optimistis dapat mencapainya secara bertahap,” tambahnya.
Sebagai upaya akselerasi, universitas telah membentuk tim percepatan dan pendampingan publikasi ilmiah untuk membantu para dosen yang sudah memenuhi syarat menuju pengajuan guru besar.
“Kami fokus mendampingi para lektor kepala yang sudah eligible agar lebih siap dalam proses pengajuan,” jelasnya.
Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Pipit Festi Wilyanarti memperkenalkan konsep Health Promoting Family, yakni keluarga yang tidak hanya menerima layanan kesehatan, tetapi juga berperan aktif sebagai penggerak perilaku hidup sehat di lingkungannya.
“Jika setiap rumah tangga menjadi health promoting family, maka masyarakat yang sehat dan bangsa yang kuat akan terbentuk dengan sendirinya,” tuturnya. JR5
