Surabaya, JatimReview.Com – Di tengah semakin terbukanya peluang perdagangan global, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dituntut untuk berpikir lebih luas, lebih jauh, dan lebih berani. Menjawab tantangan tersebut, Rumah BUMN Surabaya hadir bersama Lalamove sukses menggelar acara inspiratif bertajuk “Siap Ekspansi: Strategi Jitu Bawa Bisnismu ke Luar Kota”.
Bertempat di Rumah BUMN Kota Surabaya, acara menarik ini dihadiri lebih dari 50 peserta dari berbagai kalangan UMKM dan startup lokal. Mereka berbagi strategi konkret bagaimana menembus pasar nasional, mulai dari riset kota tujuan, optimalisasi rantai pasok, hingga peran penting platform logistik digital seperti Lalamove dalam mendukung efisiensi distribusi produk.

Dalam sambutannya, Selma Lady Diana selaku CEO Rumah BUMN Jawa Timur 1 menegaskan komitmen Rumah BUMN Surabaya untuk mendorong UMKM di Indonesia khususnya di wilayah Jawa Timur untuk naik kelas dengan pendampingan yang konkret dan berkelanjutan.
Yang menarik, acara ini juga dihadiri Hendy Setiono selaku Founder & Group CEO Baba Rafi Enterprise, sebagai pembicara utama. Dikenal sebagai salah satu pelaku bisnis waralaba yang berhasil menembus lebih dari 10 negara, beliau membagikan pengalaman nyata, tantangan, serta strategi praktis dalam membangun dan mengekspansi brand lokal ke level internasional.
Hendy juga memotivasi para pelaku UMKM yang hadir melalui perjalanan bisnisnya dari gerobak kaki lima hingga mampu membangun jaringan franchise berskala nasional dan internasional.
“Selain berbagi seputar pengalaman pribadi, Hendy juga meng-highlight mengenai pentingnya branding suatu produk agar lebih dikenal oleh pasar dan kolaborasi antar pelaku UMKM wilayah setempat maupun luar daerah lainnya untuk dapat menjangkau konsumen lebih luas,” ujar Selma, Jumat (20/6).
Selain itu, kehadiran Lalamove bukan hanya sebagai penyedia layanan pengiriman, tetapi juga sebagai mitra pertumbuhan UMKM melalui solusi logistik berbasis teknologi yang cepat, mudah, dan terjangkau. Rumah BUMN Surabaya berkomitmen untuk membantu UMKM untuk naik kelas melalui berbagai program pelatihan hingga pendampingan usaha.
Dengan semangat kolaboratif ini, diharapkan semakin banyak UMKM lokal yang siap melangkah keluar dari zona nyaman dan tampil di panggung perdagangan dunia.
“Bukan hanya untuk keuntungan bisnis, tetapi juga demi membawa harum nama Indonesia lewat produk berkualitas global,” ujar Selma. JR3
