Kadin Jatim Buka Peluang Kopi Jawa Timur Tembus Pasar Belanda

Surabaya, JatimReview.Com – Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur (Kadin Jatim) membuka peluang ekspor kopi Jawa Timur ke pasar Belanda melalui pertemuan antara pelaku usaha kopi dari sektor hulu hingga hilir dengan perusahaan asal Belanda, Batavia Roast.

Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto mengatakan Jawa Timur memiliki potensi besar untuk memperluas pasar kopi hingga ke tingkat global karena didukung oleh sejumlah daerah yang menjadi sentra produksi kopi.

“Jawa Timur memiliki modal kuat untuk memasuki pasar kopi global karena menjadi salah satu sentra produksi kopi terbesar di Pulau Jawa,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Sabtu.

Menurut Adik, setiap daerah penghasil kopi di Jawa Timur memiliki karakteristik dan keunggulan masing-masing yang dapat menjadi daya tarik bagi pasar internasional.

Kabupaten Malang, misalnya, dikenal sebagai salah satu sentra produksi kopi melalui Kopi Dampit yang menghasilkan jenis robusta dan arabika.

Sementara itu, Kabupaten Bondowoso memiliki kopi arabika dari kawasan Ijen-Raung yang telah mengantongi sertifikasi Indikasi Geografis. Adapun Jember dan Banyuwangi juga dikenal sebagai daerah penghasil kopi dengan tingkat produktivitas yang tinggi.

Kadin Jatim berharap pertemuan dengan Batavia Roast dapat menjadi langkah awal untuk memperluas akses pasar kopi Jawa Timur ke Belanda sekaligus membuka peluang kerja sama perdagangan yang lebih luas.

Pertemuan tersebut juga mempertemukan pelaku usaha kopi dalam berbagai rantai bisnis, mulai dari petani, pengolah, roaster, hingga produsen kopi olahan.

“Kehadiran Batavia Roast diharapkan menjadi pintu masuk baru bagi kopi Jawa Timur ke pasar Belanda,” kata Adik.

Ia menilai keterlibatan pelaku usaha dari sektor hulu hingga hilir dalam pertemuan tersebut menjadi modal penting untuk membangun ekosistem perdagangan kopi yang lebih kuat dan berorientasi ekspor. jr3/jul

Related posts