BGN Minta SPPG di Magetan Serap Telur Langsung dari Peternak untuk Dongkrak Harga

Magetan, JatimReview.Com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengarahkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, agar membeli telur ayam ras langsung dari peternak sebagai langkah membantu menstabilkan harga telur yang saat ini berada di bawah biaya produksi.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan kebijakan tersebut wajib dijalankan oleh seluruh SPPG yang menjadi mitra pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Mulai hari ini seluruh SPPG, khususnya di Magetan, harus membeli telur langsung dari peternak. Jika tidak dilaksanakan, operasional dapur dapat disuspend,” ujar Nanik saat menghadiri kegiatan Sinergi Ekonomi Kerakyatan, Strategi Pemberdayaan Peternak dan UMKM dalam Mendukung Makan Bergizi Gratis di Magetan, Senin.

Menurut dia, langkah tersebut diambil sebagai bentuk keberpihakan kepada peternak ayam petelur yang dalam beberapa pekan terakhir mengalami kerugian akibat rendahnya harga jual telur di tingkat kandang.

Saat ini harga telur di tingkat peternak Magetan tercatat sekitar Rp22.000 per kilogram. Angka tersebut masih berada di bawah harga pokok produksi yang diperkirakan mencapai Rp24.000 per kilogram. Di sisi lain, harga telur di pasar konsumen sudah berada pada kisaran Rp25.000 hingga Rp27.000 per kilogram.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya selisih harga yang cukup besar antara tingkat peternak dan pasar. Karena itu, BGN meminta SPPG menghentikan ketergantungan pada pemasok atau supplier dan beralih membeli kebutuhan telur secara langsung dari peternak lokal.

Nanik menjelaskan, kebijakan tersebut diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi sekaligus memberikan nilai tambah bagi peternak yang selama sekitar satu bulan terakhir terdampak penurunan harga.

BGN juga memberikan waktu sekitar dua minggu kepada para kepala SPPG untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut dan mendorong harga telur kembali ke level yang lebih ekonomis bagi peternak.

Dalam kunjungan kerja di Magetan, Nanik turut menyaksikan penandatanganan kerja sama antara SPPG dan sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai pemasok bahan pangan program MBG. Selain itu, ia juga meninjau harga komoditas sayuran di Pasar Plaosan serta mengunjungi sentra peternakan ayam petelur di wilayah Plaosan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Magetan Nanik Endang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran organisasi perangkat daerah terkait. jr1

Related posts