Malang, JatimReview.Com – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat lonjakan jumlah penumpang di Stasiun Malang menjelang libur panjang Kenaikan Yesus Kristus dan akhir pekan pada pertengahan Mei 2026.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebutkan, total penumpang yang dilayani di Stasiun Malang mencapai 5.470 orang, terdiri atas 2.639 penumpang berangkat dan 2.831 penumpang tiba.
“Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibanding hari biasa, seiring tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api selama masa libur panjang,” kata Mahendro, Rabu.

Berdasarkan data KAI Daop 8 Surabaya, selama periode 13 hingga 18 Mei 2026, Stasiun Malang diproyeksikan melayani 27.576 penumpang. Dari jumlah itu, sebanyak 13.291 orang tercatat berangkat dan 14.285 orang datang.
KAI menilai kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian karena menawarkan perjalanan yang nyaman, aman, tepat waktu, serta bebas dari kemacetan lalu lintas.
Pada hari normal di luar musim libur, rata-rata jumlah pengguna jasa kereta api di Stasiun Malang berkisar 2.250 orang per hari, dengan rincian 1.037 penumpang berangkat dan 1.213 penumpang tiba.
Untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas penumpang, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 12 perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Malang dengan berbagai tujuan, mulai Jakarta hingga Banyuwangi.
Selain menambah kesiapan operasional perjalanan, KAI juga melakukan optimalisasi layanan kepada pelanggan agar proses keberangkatan selama masa libur berjalan lancar. Pihak KAI mengimbau calon penumpang datang lebih awal ke stasiun guna menghindari keterlambatan saat proses boarding.
