Bangkalan, JatimReview.Com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi qurani yang berakhlak mulia serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Hal tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri Haflatul Imtihan Pondok Pesantren Putri Nurul Cholil, Kabupaten Bangkalan, Madura, Minggu.
Menurut Khofifah, santriwati yang menimba ilmu di pesantren tersebut memiliki keistimewaan karena sanad keilmuannya bersambung langsung dengan Syaikhona Kholil Bangkalan, ulama besar yang menjadi rujukan keilmuan pesantren di Indonesia.
“Ilmu yang diperoleh para santriwati ini memiliki sanad yang jelas dan insyaallah membawa keberkahan, karena bersumber dari Syaikhona Kholil Bangkalan,” ujarnya.

Khofifah yang juga Ketua Umum Dewan Pembina Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) berharap ilmu yang diperoleh para santriwati tidak hanya memberikan manfaat secara personal, tetapi juga berdampak luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya di Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah turut mengikuti prosesi Wisuda Tahfidzil Quran bagi santriwati penghafal Al Quran. Ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa agar para hafizah dapat menjadi generasi penerus yang membawa kebaikan bagi keluarga dan lingkungannya.
“Kita berharap lahir putra-putri yang saleh dan salehah, terlebih para hafiz dan hafizah Al Quran yang kelak menjadi kebanggaan keluarga serta membawa keberkahan,” katanya.
Sebagai bentuk perhatian dan dukungan, Khofifah memberikan uang saku sebesar Rp500 ribu kepada masing-masing 20 santriwati terpilih. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pembelian kitab dan pendalaman literatur keislaman.
“Ini sebagai penyemangat agar para santriwati semakin giat memperdalam ilmu, khususnya literatur keislaman dan kitab-kitab klasik,” ujarnya.
Khofifah juga mengapresiasi peran dan dukungan para wali santri yang terus mendampingi pendidikan putri-putrinya di pesantren. Menurutnya, kebersamaan dan dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pendidikan berbasis pesantren.
“Terima kasih kepada seluruh wali santri atas dukungannya. Semoga seluruh santriwati di sini sukses, tercapai cita-citanya, dan ilmu yang diperoleh benar-benar membawa manfaat,” pungkasnya. JR5
